Berita Mbay Hari Ini
Harga Cengkeh Anjlok, Petani: Kami Pasrah
Harum cengkeh yang begitu merebak rupanya tidak sebanding dengan harganya. Harga yang sangat murah membuat para petani pasrah
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Petani cengkeh lainnya, Aloysius Nu (63) menyebutkan sudah menjadi penderitaan petani ketika musim panen cengkeh tiba. Harga yang seharusnya memperhatikan nasib petani.
Aloysius menyatakan dirinya sudah menjual cengkeh dengan harga 40.000 rupiah dan menjual cengkeh dengan terpaksa.
"Lepas pertama itu 40.000 rupiah. Yang terakhir itu 50.000 rupiah.
Kami merasa terjepit sekali. Mana kami bayar upah dengan harga 60.000 perorang per hari itu kita tanggung semua, makan minum termasuk rokok. Kalau tidak buat, ya kita mau selamatkan hasil. Kalau tidak panen, tahun depan tidak lagi berbuah," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/harga-cengkeh-anjlok-petani-kami-pasrah.jpg)