Berita Bajawa Hari Ini

BPJS Ngada Lakukan Edukasi dan Sosialisai kepada Masyarakat

BPJS merupakan badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Dok. Karo
Kepala BPJS Ngada, Karno Lero 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan ( BPJS) merupakan badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan memiliki tugas untuk menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di Kabupaten Ngada misalnya, masyarakat cukup antusias dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan.

"Antusias masyarakat menjadi peserta BPJS Kesehatan Dilihat dari jumlah kunjungan tatap muka perhari rata-rata 20-25 kunjungan, sedangkan sebelum Covid jumlah kunjungan rata-rata perhari 30-40 kunjungan," ujar Kepala BPJS Ngada Karno Lero kepada POS-KUPANG.COM Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Angka Positif Covid-19 Menurun, Kabupaten Mabar Akan Menuju Zona Hijau

Karno menerangkan kunjungan tersebut dengan tujuan beragam diantaranya, pendaftaran baru untuk segmen kepeserta secara mandiri atau dari Badan Usaha Perubahan data, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), alamat atau tempat tinggal dan perubahan segmen kepesertaan contoh dari segmen Penerima bantuan iuran (PBI) ke segmen mandiri atau Badan Usaha.

Ia juga menerangkan pelayanan informasi dan pengaduan peserta selain layanan tatap muka BPJS Kesehatan juga menyiapkan layanan non tatap muka atau tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Baca juga: OMK Fataleke Ikut Sosialisasi Peran dan Fungsi Kelembagaan Bawaslu Nagekeo

Mereka bisa menghubungi atau melalui Care Center 1500400, Mobile JKN, Edabu Badan Usaha, (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) dengan nomor 081246124822 dan chanel pendaftran lainnya.

Ia juga menegaskan pihaknya terus melaksanakan pemberian informasi hak dan kewajiban kepada peserta secara terus menerus.

"BPJS Kesehatan melakukan edukasi atau sosialisasi kepada masyarakat terkait hak dan kewajiban sebagai peserta BPJS Kesehatan sedangkan antusias masyarakat untuk mengikuti sosialisasi masih rendah," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved