Breaking News:

Baru 18 Tahun Merdeka, Timor Leste Sudah Kalahkan Indonesia Dalam Hal Ini, Warga Perbatasan Gemas

Kami Baru Merasakan Kemerdekaan, Saat Sinyal Indonesia Mengalahkan Timor Leste

Dok ANTARA / Ilustrasi
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak (kiri) memeriksa pasukan kehormatan ketika Upacara Penyambutan Kenegaraan di Palacio Presenditial di DIli, Timor Leste, Selasa (26/1/2016). 

Baru 18 Tahun Merdeka, Timor Leste Sudah Kalahkan Indonesia Dalam Hal Ini, Warga Perbatasan Gemas

POS-KUPANG.COM - Timor Leste merdeka dari Indonesia sejak 20 Mei 2002.

Meski Timor Leste masih berumur 18 tahun, namun Timor Leste telah berhasil mengalahkan Indonesia dari kekuatan sinyal selulernya.

Setidaknya inilah yang dirasakan warga di perbatasan Indonesia - Timor Leste.

Baca juga: Xanana Gusmao Gemetar Saat Ditangkap Pasukan Prabowo, Pemimpin Timor Leste Sembunyi di Balik Lemari

Baca juga: Dulu Sangat Dihormati, Inilah Rekam Jejak Irjen Napoleon Bonaparte, Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

Tangan Maksi Foni (31), sedikit gemetar saat mengusap layar sentuh telepon genggam Android warna biru muda miliknya.

Jari jemari hitam legam Maksi, menari perlahan di atas layar ponsel buatan China itu. Sorot matanya tajam mengikuti pergerakan kedua jempolnya.

Warga Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur ( NTT) itu, sedang serius mencari nomor kontak beberapa orang  langganannya.

Maksi adalah tukang ojek pangkalan di wilayah desa yang berbatasan langsung dengan Distrik Oekusi, Timor Leste.

Sesekali, ia menggerutu karena nomor yang dihubungi sedang tidak aktif. Ada juga yang aktif, namun tidak diangkat.

PHOTO:Maksi Foni (31), tukang ojek asal Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, saat membaca pesan masuk di telepon genggamnya
PHOTO:Maksi Foni (31), tukang ojek asal Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, saat membaca pesan masuk di telepon genggamnya(KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE)

Pagi itu Senin (12/10/2020), sekitar pukul 06.15 Wita, Maksi baru saja mengisi pulsa 10.000 dengan harga Rp 13.000 di sebuah kios kecil yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah dia.

Dia ingin menginformasikan kalau hari itu, mengojek di atas pukul 11.00 Wita.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved