Profesor Ini Tiba-tiba Terkenal, Usai Ahok BTP Ungkap Sosok Prof yang Jegal Dirinya di Dunai Politik
Profesor Ini Tiba-tiba Terkenal, Usai Ahok BTP Ungkap Sosok Prof yang Jegal Dirinya di Dunai Politik
"Memang masih berkiprah? kalau politik masih ingat-ingat atau udah malas sama sekali?" kata Najwa Shihab.
Ahok pun lanjut menjelaskan kalau ia masuk ke politik bukan karena ingin.
Baca juga: TERNYATA Tidak Semua Peserta BPJS dapat Vaksin Gratis, Yang Mampu Nantinya,Tekan CashflowPemerintah
Baca juga: Setelah Kepergok Ivan Gunawan dan Ruben Onsu Gandeng Adit Jayusman, Ayu Ting Ting Minta Doa Restu
Baca juga: TERNYATA Tidak Semua Peserta BPJS dapat Vaksin Gratis, Yang Mampu Nantinya,Tekan CashflowPemerintah
Baca juga: KUNCI Jawaban Tema 4 Kelas 6 Halaman 52 53 54 56 57 Tematik SD Subtema 2 Pembelajaran 1 Globalisasi
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini masuk ke dunia politik lantaran ingin melakukan perlawanan.
"Saya masuk politik bukan karena ingin masuk politik, karena pepatah kuno China, orang miskin gak bisa lawan orang kaya, orang kaya gak bisa nendang pejabat, kalau mau nendang pejabat ya jadi pejabat, kan saya selalu bilang kalau yang rasis bener, saya berhenti berpolitik kok, tapi kalau kalian munafik gua hajar," kata Ahok.
Najwa Shihab kembali mencecar Ahok soal keinginannya untuk kembali berpolitik.
Ahok pun menjawab kalau kesempatannya kini sudah tertutup.
"Kalau secara logika kan saya udah ditutup kesempatan saya, selesai," kata Ahok.
"Tapi masih masuk partai?" tanya Najwa Shihab.
Lebih lanjut, Ahok mengatakan bila memang berniat melakukan perubahan, maka harus memiliki partai politik.
"Kalau mau melakukan perubahan negara, ya harus punya partai politik, caranya partai politik yang bisa menentukan negara tetap utuh atau jatuh," kata Ahok.
Najwa Shihab pun lantas menyebut kalau Ahok masih memiliki ambisi terjun ke dunia politik.
Mendengar ucapan Najwa Shihab, Ahok pun menampiknya.
Mantan suami Veronica Tan ini tak mau disebut memiliki ambisi.
Ahok mengaku kalau keterlibatannya di dunia politik dikarenakan hasrat, bukan ambisi.
"Bukan ambisi dari dulu, kesannya negatif ya, saya lebih suka bukan ambisi tau nggak, itu namanya hasrat," kata Ahok.