Laut China Selatan
LCS Kembali Memanas, China Siap Tembak Pesawat AS Jika Serang Pulau Buatannya di Laut China Selatan
Ancaman dari Global Times adalah bahwa China "tidak akan ragu-ragu dalam menghadapi provokasi dan serangan yang ekstrim" tulis media tersebut
"Jika Anda ingin berperang, saya akan bertarung," katanya pada tahun 2018.
Klaim eksplosif itu dibuat dalam sebuah buku baru tentang pemerintahan Donald Trump oleh jurnalis terkenal Bob Woodward.
Untuk bukunya, Woodward mewawancarai sejumlah mantan pejabat tinggi dan pejabat pemerintahan saat ini, termasuk Presiden Trump sebanyak 18 kali.

Laut China Selatan.
Buku itu mengungkapkan peringatan yang diberikan Jenderal Mattis kepada Wei Fenghe, Menteri Pertahanan China, ketika dia mengunjungi Amerika Serikat pada November 2018.
Peringatan itu terjadi tak lama setelah USS Decatur, kapal perang AS hampir bertabrakan dengan kapal perang China di Laut Cina Selatan.
AS mengklaim kapal China itu berada dalam jarak 41 meter dari USS Decatur.
Sementara Beijing berpendapat kapal Amerika telah masuk ke perairan teritorialnya.
Pendapat Beijing itu berdasarkan klaim mereka atas sebagian besar Laut China Selatan, yang dikenal memiliki jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Namun seperti yang kita tahu bahwa klaim mereka tumpang tindih dengan lima tetangganya termasuk Vietnam , Taiwan , dan Filipina
Tentu saja, Amerika Serikat menolak untuk mengakui kendali China atas wilayah tersebut.
Sehingga saat itu AS membiarkan kapal-kapal perang mereka untuk berpatroli di Laut China Selatan.
Banyak yang percaya mengenai buku Woodward ini.
Sebab, dia adalah jurnalis yang sama yang pertama kali membongkar skandal Watergate.
Dia juga sering menulis sejumlah buku tentang kepresidenan AS. Termasuk Donald Trump.(*)
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul China janjikan serangan balik yang sengit jika AS menyerang pulau-pulau buatannya