Laut China Selatan
LCS Kembali Memanas, China Siap Tembak Pesawat AS Jika Serang Pulau Buatannya di Laut China Selatan
Ancaman dari Global Times adalah bahwa China "tidak akan ragu-ragu dalam menghadapi provokasi dan serangan yang ekstrim" tulis media tersebut
Putusan arbitrase internasional 2016 telah menyatakan klaim Beijing tidak memiliki dasar hukum di bawah hukum internasional.
Klaim tersebut telah ditolak oleh negara-negara yang mengelilingi Laut Cina Selatan ( LCS ).
Amerika Kirim Peringatan
Ketegangan di Laut China Selatan atau LCS belum juga mereda, militer China dan Amerika sudah sama-sama siap untuk saling menghancurkan
Kedua negara sama-sama tak gentar dengan kekuatan mematikan lawan mereka. Amerika yang menghadirkan dua kapal induk USS Nimitz dan USS Ronald Reagen belum juga beranjak dari LCS
Sementara China juga terus menggelar latihan perang. Kosentrasi China saat ini adalah terus menekan Taiwan dengan melakukan provokasi di Laut China Timur selain itu China juga kini sedang berhadap-hadapan dengan militer India di Himalata Timur .
Sementara Amerika juga harus berkosentrasi di Laut Hitam dan Alaska menghadapi kekuatan militer Rusia
Amerika sudah peringatkan China bahwa negaranya siap berperang, sementara China juga menunjukan kekuatan militernya dengan latihan perang
Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia.
Hal ini berdasarkan sejumlah fakta.
Seperti jumlah pasukan, jumlah armada, teknologi militer, hingga senjata yang mematikan.
Sehingga negara lain perlu berpikir selama puluhan kali untuk berperang melawan AS.
Nah, seperti diketahui bersama bahwa kini AS tengah berkonflik dengan China di Laut China Selatan.
AS memang mendukung sejumlah sekutunya di Asia Tenggara yang menolak klaim China atas 80% wilayah Laut China Selatan.

Soal ini, sebuah buku baru mengungkapkan betapa tegangnya hubungan antara China dan Amerika Serikat sejak beberapa tahun terakhir.
Buku tersebut mengungkapkan bahwa Menteri Pertahanan AS James Mattis bahkan pernah memperingatkan China.