BLT UMKM Cair, Segera Cek Cara Daftar Banpres Rp 2,4 Juta, Cek Juga BLT UMKM & Syarat-Syaratnya

Kuota BLT UMKM Rp 2,4 juta ini telah ditambah, pengusaha mikro masih bisa daftar, berikut cara daftar dan cek penerima Banpres Produktif.

Editor: Frans Krowin
TRIBUN/ISTIMEWA
BLT UMKM Rp 2,4 Juta 

BLT UMKM Cair, Segera Cek Cara Daftar Banpres Rp 2,4 Juta, Cek Juga BLT UMKM & Syarat-Syaratnya

POS-KUPANG.COM - Untuk memulihkan iklim dunia usaha demi pemulihan ekonomi nasional, pemerintah mengucurkan anggaran sangat besar bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pemerintah menargetkan 12 juta UMKM dapat bantuan berupa dana segar Rp 2,4 juta.

Tahap pertama sudah diluncurkan pada 9 juta UMKM dan tahap kedua mulai dicairkan untuk 3 juta UMKM Rp 2,4 juta mulai pekan ini.

Rencananya, bantuan presiden produktif atau Banpres Produktif alias bantuan langsung tunai / BLT UMKM Rp 2,4 juta tahap kedua akan disalurkan pekan ini.

Menteri Koperasi dan UKM ( Menkop UKM ) Teten Masduki mengatakan, penyaluran BLT UMKM tahap satu hampir 100 persen dari Rp 22 triliun dana yang disiapkan.

Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk kembali mengawal penyaluran tahap kedua.

"Kita akan masuk tahap berikutnya, penambahan menjadi 12 juta pelaku Usaha Mikro yang akan menerima program Banpres ini," kata Teten dalam siaran pers yang dikutip Kamis (8/10/2020).

Menurut Teten, pada pekan ini penambahan tahap kedua BLT UMKM ini akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro.

Dengan begitu, total penyaluran yang akan diberikan adalah sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro.

"Yang kurang, jumlahnya. Di data kami, yang minta (bantuan) ada 22 juta, sudah disetujui 12 juta. Minggu ini akan disalurkan penambahan 3 juta pelaku usaha mikro," jelas dia.

Awalnya pemerintah menargetkan 9,1 juta pengusaha mikro mendapatkan BLT UMKM Rp 2,4 juta tersebut.

Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tambahan 3 juta pengusaha mikro agar mendapatkan banpres produktif ini.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, pihaknya siap membantu Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) untuk mengawal program tersebut.

"Yang kami lakukan untuk Banpres ini adalah mulai dari proses input data agar tepat sasaran.

KPK mendampingi dalam memformulasi pembuatan regulasi terkait identifikasi sasaran dan input data.

Juga memantau input data, serta penyaluran bantuan," ujar dia.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved