Pilkada Malaka
Pemilih Pemula Berusia 17 Tahun Jelang Hari H Pencoblosan Diberikan Suket
KPU Malaka walaupun sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada tanggal 16 Oktober mendatang
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BETUN - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Malaka walaupun sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada tanggal 16 Oktober mendatang, bukan berarti menyepelekan pemilih pemula berusia 17 tahun menjelang hari H pencoblosan tanggal 9 Desember 2020.
Untuk pemilih pemula dimaksud akan diberikan surat keterangan kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sehingga yang bersangkutan menunaikan hak memilih.
Ketua KPU Malaka, Makarius B Nahak, S.Fil menyampaikan hal ini melalui Juru Bicara, Yosef Nahak kepada wartawan di Betun, Selasa (6/10/2020).
• Bupati Djafar yang Perintah Brimob Ende Amankan 14 Ekor Sapi dari RPH Nanganesa
Dijelaskan Yosef, pemilih pemula yang genap berusia 17 pada hari H pelaksanaan pilkada tanggal 9 Desember tidak akan terabaikan. Walaupun dalam agenda penetapan daftar calon tetap (DPT) pilkada Malaka dilaksanakan sebelum tanggal 16 Oktober mendatang.
"Pemilih pemula tetap berhak memilih walaupun dalam proses pencoklitan belum ada nama karena ada yang nanti jelang hari H baru genap berusia 17 tahun. Ini mereka tetap diakomodir hak politiknya," jelas Yosef.
• BPBD TTS Distribusikan Air Bersih Ke Lokasi Bencana Kekeringan
Kepada para pemilih pemula ini, lanjut Yosef, KPU Malaka akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Malaka untuk dikeluarkan surat keterangan (Suket) kependudukan.
Dirinya menambahkan, saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah kampanye yang pelaksanaannya dijadwalkan tanggal 26 September--5 Desember 2020. Khusus agenda
debat kandidat antar kedua paslon direncanakan digelar tiga kali namun kepastian tanggal masih harus dibicarakan kembali.
"Kita rencanakan tiga kali pelaksanaan debat. Nanti kita atur jadwal apakah sekali di Oktober, sekali di November dan sekali di Desember nanti dilihat lagi. Materi debatnya pasti seputaran pembangunan, infrastruktur, penataan birokrasi. Intinya sesuai visi misi dari paslon. Untuk pembawa acara nanti kita sesuaikan kalangan profesional yang independen," tambah Yosef.
Dirinya meminta semua stakeholder mulai dari pihak pemerintah, penyelenggara pemilu ditingkat kecamatan (ad hoc), partai politik pengusung bakal pasangan calon dan seluruh masyarakat Kabupaten Malaka untuk ikut mensukseskan pelaksanaan tahapan pilkada agar berjalan aman, lancar dan sukses.
"Kepada paslon dan tim diharapkan dalam tahapan kampanye ini tetap menaati protokoler covid19. Saat ini dari hasil pemantauan kami masih aman dan harapannya tetap aman sampai pada hari H pencoblosan," harap Yosef. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)