Breaking News:

Madrasah Al-Muhajirin Atambua Kantongi Izin Operasional

pemberian izin operasional kepada lembaga pendidikan merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membangun SDM masyarakat.

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kabid Pendidikan Islam pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, H. Pua Monto Umbu Nai menyerahkan izin operasional kepada Ketua Yayasan Al-Muhajirin dan disaksikan Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk, Rabu (30/9/2020). 

Madrasah Al-Muhajirin Atambua Kantongi Izin Operasional

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Lembaga pendidikan Agama Islam Madrasah Aliyah (MA) Al-Muhajirin Atambua, Kabupaten Belu resmi mengantongi izin operasional dari Kementerian Agama.

Izin operasional MA Al-Muhajirin Atambua ini diserahkan Kabid Pendidikan Islam pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, H. Pua Monto Umbu Nai kepada Ketua Yayasan Al-Muhajirin dan disaksikan Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk, Rabu (30/9/2020). Hadir juga saat itu Kabag Kesra Kabupaten Belu, Ketua Ketua MUI, serta tokoh agama Islam.

Dalam kesempatan itu, Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk mengatakan, pemberian izin operasional kepada lembaga pendidikan merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membangun SDM masyarakat.

"Ini suatu komitmen pemerintah khususnya Kakanwil Kemenag terhadap legalitas lembaga pendidikan Kabupaten Belu yang telah memberikan adil dalam pembangunan SDM", kata Zaka Moruk

Pjs Bupati Belu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama yang telah menerbitkan SK ijin Operasional MA Al-Muhajirin Atambua.

"Atas nama masyarakat Kabupaten Belu saya menyampaikan terima kasih kepada Kakanwil Kementerian Agama yang telah menyerahkan SK ijin Operasional bagi MA Al-Muhajirin Atambua hari ini," ungkap Zakarias.

Kepala Bidang Islam pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, H. Pua Monto Umbu Nai menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Belu yang telah mendukung kehadiran lembaga lembaga pendidikan islam di Kabupaten Belu.

"Terimakasih kepada Bupati Belu yang sedang cuti dan kepada Penjabat sementara Bupati Belu saat ini yang terus memberi dukungan terhadap lembaga pendidikan islam di Kabupaten Belu," ungkap Pua Monto Umbu Nai.

Ucapan senada disampaika kepada masyarakat Kabupaten Belu yang termotivasi untuk membangun pendidikan islam di Kabupaten Belu.

Gugus Tugas Kabupaten Belu Tunggu Hasil Tes 47 Sampel SWAB

Tingkatkan Imunitas Hadapi Covid-19, Gubernur Viktor Laiskodat Ajak Masyarakat Makan Kelor

Lima Kasus Positif Covid-19 Baru, Ada Pelaku Perjalanan Dari Jakarta, Bali dan Makassar

Untuk diketahui, jumlah siswa-siswi Madrasah Aliyah Al-Muhajirin Atambua tahun ajaran 2020 - 2021 sebanyak 20 orang. Jumlah guru 15 orang. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved