Sopir Perkosa Gadis Disabilitas

BREAKING NEWS - Sopir di Sikka Tega Memperkosa Gadis Disabilitas Saat Sendirian di Rumah

Sungguh menyedihkah dan entah apa yang merasuki pikiran oknum sopir yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Magepanda

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
Ist
Ilustrasi korban pelecehan 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Sungguh menyedihkah dan entah apa yang merasuki pikiran oknum sopir yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka ini. 

Sopir yang berinisial Ji (43) tega memperkosa gadis disabilitas di Kabupaten Sikka.

Perbuatan oknum ini sungguh disayangkan sehingga keluarga korban NA (37) yang tinggal di Kecamatan Magepanda melaporkan perbuatan Ji kepada aparat Polres Sikka.

Ji kini telah diamankan guna dimintai pertanggungjawabannya secara hukum atas perbuatannya terhadap NA yang memilikki keterbelakangan mental.

KPU NTT Apresiasi Pelaksanaan Tahapan Penetapan dan Pengambilan Nomor Urut Calon di 9 Kabupaten

Kejadian NA diperlakukan tidak sopan ini dilaporkan warga MEDS, warga Magepanda pada Kamis (24/9/2020) malam di tanggal 24 September SPKT Polres Sikka.

Dalam laporan kepada polisi MEDS mengatakan, kalau NA telah diperkosa
pada Kamis (24/9/2020) sore sekira pukul 16.00 wita di rumah salah satu warga di Magepanda.

Di mana dalam kasus ini ada tiga saksi yang mengetahui aksi Ji terhadap NA.

Labuan Bajo Jadi Pilot Project Super Wifi di Indonesia

Di mana menurut keterangan pelapor kepada polisi menjelaskan, pada Kamis tanggal 24 September 2020 sekira pukul 16.00 wita bertempat di rumah salah satu rumah warga di Kecamatan Magepanda telah terjadi tindak pidana pemerkosaan.

Pelaku masuk ke dalam rumah yang pada saat itu dalam keadaan sepi karena penghuni sedang keluar rumah.

Pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan yang mana korban adalah mengalami keterbelakangan mental (Disabilitas).

Atas perbuatan itu, keluarga NA tidak terima dan mendatangi SPKT Polres Sikka guna memroses Ji.

Aparat Polres Sikka telah menerima laporan keluarga NA dan mencatat identitas pelaku, korban, dan saksi serta mengamankan pelaku.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasubag Humas Polres Sikka, AKP Petrus Kanisius membenarkan adanya kasus dugaan perkosaan di Magepanda.

"Ia benar ada laporan polisi dan sedang ditangani penyidik," papar Petrus saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Mapolres Sikka, Jumat (25/9/2020) pagi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved