Pilkada Malaka
Paslon SN-KT Tidak Mau Sesumbar Mengenai Angka Nomor Urut 1
Simon Nahak dan Kim Taolin atau KT mendapat nomor urut 1 (satu) pada penarikan nomor urut berkenaan dengan hajatan politik Pilkada di Malaka
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BETUN - Pasangan calon bupati ( Cabup) Simon Nahak atau SN berpasangan dengan cawabup Kim Taolin atau KT mendapat nomor urut 1 (satu) pada penarikan nomor urut berkenaan dengan hajatan politik Pilkada di Malaka.
Paslon SN-KT tidak mau sesumbar mengenai angka yang diperoleh karena angka 1 atau berapapun dalam kehidupan ada maknanya. Intinya berapapun nomor yang diperoleh tujuannya adalah mensejahterakan rakyat Rai Malaka.
• Operasi Yustisi Gakplin Protokol Kesehatan, Tim Gabungan Menyasar Tempat Keramaian
Disaksikan Pos-Kupang di KPU Malaka, Kamis (24/9), paslon SN-KT tiba sekitar Pukul 09.55 Wita kemudian mengikuti tata cara protokoler kesehatan berupa mencuci tangan dengan tetap mengenakan masker.
Paslon ini diterima Ketua KPU Malaka, Makarius B Nahak bersama komisioner lain juga Ketua Bawaslu Malaka, Petrus Nahak dan dipersilahkan menempati kursi yang disiapkan. Kehadiran SN-KT bersama tim juga tanpa membawa massa seperti halnya ketika deklarasi pendaftaran bakal paslon.
• Mengaku Khilaf, KPU Belu Sampaikan Permohonan Maaf ke Paket Sahabat
Saat didaulat Ketua KPU untuk mengambil nomor urut penarikan nomor undian, Cawabup, Kim Taolin mengambil nomor dan mendapat nomor 8 (delapan). Kemudian diberikan kesempatan kedua untuk menarik nomor urut dan paslon SN-KT mendapat angka 3 dan diberikan kesempatan pertama menarik nomor undian.
Saat mengambil nomor undian, paslon SN-KT mendapat nomor undian 1 (satu). Selanjutnya paslon SBS-WT mendapat giliran kedua menarik nomor undian dan mendapat angka 2 (dua). Usai dari situ kedua paslon diberikan plakat nomor undia oleh ketua KPU Malaka.
Simon Nahak didampingi Kim Taolin kepada wartawan mengatakan, dirinya bersama tim bersyukur karena paslon SBS-WT masih diberikan berkat kesehatan sehingga bisa hadir mengikuti tahapan penarikan nomor undian.
"Kita tetap taati protokoler kesehatan. Soal dapat nomor undian 1 (satu) tentu berapapun angka dalam kehidupan ada makna. Berapapun jumlah dan nomor apapun angka tapi yang terpenting adalah antara perkataan perbuatan harus satu kata untuk Rai Malaka," katanya.
Alasan memberi tugas cawabup menarik nomor, Simon menjelaskan bahwa dalam hajatan ini keduanya merupakan satu paket yang memiliki kewajiban yang sama melaksanakan tugas untuk Malaka yang lebih baik jika dipercayakan.
"Kami tentu taati aturan selama pelaksanaan tahapan pilkada termasuk mengajak warga taati protokoler kesehatan. Kita ikuti ketentuan aturan dan menciptakan iklim damai, hati tenang untuk sukseskan pilkada di Malaka. Kita harus ciptakan kedamai dengan siapapun lahir dan bathin," ujar Simon.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malaka setelah menetapkan dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Malaka tanggal 23 September 2020, kembali menggelar tahapan penarikan nomor undian.
Dalam pelaksanaan penarikan nomor undian di KPU Malaka, Kamis 24 September 2020 yang dimulai Pukul 09.00 ini berjalan aman, lancar dan sukses.
Tidak ada pengerahan massa dari kedua paslon. Aparat Polres Malaka dibantu TNI juga Satpol PP siaga dari awal sampai selesai kegiatan penarikan nomor undian.
Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno, S.H bersama jajaran mengawal ketat seluruh proses penarikan nomor undian guna mencegah penyebaran virus Covid-19. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)