Virus Corona

Belajar dari Lockdown di Victoria Australia yang Berhasil, Apa Bedanya dengan Indonesia?

Salah satu wilayah yang memberlakukan penguncian (lockdown) ini adalah negara bagian Victoria di Australia.

Editor: Agustinus Sape
Koreaboo
Ilustrasi 

Strategi yang tepat

Strategi penguncian di Victoria didasarkan pada pemberian informasi yang jelas dan jaminan yang tepat, sehingga orang-orang bersedia mengorbankan apa yang dibutuhkan untuk mengendalikan virus.

Dengan pengendalian wabah di Victoria, jumlah kasus di wilayah lain di Australia juga memperlihatkan tren penurunan.

Melansir The Guardian, Selasa (22/9/2020), saat ini, regional Victoria telah berpindah ke tahap tiga dari roadmap penguncian.

Sementara, wilayah metropolitan Melbourne memasuki tahap empat sejak Minggu (2/8/2020).

Seperti diberitakan ABC News, Sabtu (19/8/2020), sebagai bagian dari strategi penekanan virus corona dari pemerintah, Victoria dibagi menjadi dua wilayah, yaitu regional Victoria dan metropolitan Melbourne.

Keduanya memiliki roadmap-nya masing-masing yang berkaitan dengan berapa banyak kasus-kasus aktif yang masih ada di masyarakatnya.

Dampak strategi yang salah

Akan tetapi, tidak semua pemberlakuan penguncian menghasilkan keberhasilan.

Di sejumlah wilayah lain, strategi penguncian justru tidak begitu berhasil karena berbagai faktor.
Mulai dari kekhawatiran akan dampak penguncian total dan ketidakberhasilan pengendalian pandemi.

Selain itu, ada pula tantangan politis yang mungkin muncul.

Di Amerika Serikat, minggu lalu, Jaksa Agung William Bar mengatakan bahwa penguncian nasional akan menjadi "gangguan terbesar pada kebebasan sipil" dalam sejarah selain perbudakan.

Potensi opsi penguncian juga sempat memicu pertentangan dari Uni Eropa dan Inggris dalam beberapa hari terakhir, terlepas dari lonjakan kasus yang terjadi di wilayah Benua Biru itu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lockdown di Australia Berhasil, Apakah Bisa Diterapkan di Negara Lain?"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved