Di Sumba Timur - Tidak Pakai Masker, Warga Diberi Sanksi Push Up

Warga Waingapu, Kabupaten Sumba Timur diberi sanksi push up ketika ditemukan tidak memakai masker di area publik

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Warga Sumba Timur diberikan sanksi push up karena tidak memakai masker, Senin (21/9/2020). 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Warga Waingapu, Kabupaten Sumba Timur diberi sanksi push up ketika ditemukan tidak memakai masker di area publik.

Sanksi ini diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) No 29/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease ( Covid-19) di Sumba Timur.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin (21/9/2020) pagi, beberapa titik fokus operasi penggunaan masker ini antara lain di depan sekitar Jembatan Payeti dan juga di depan Pasar Matawai.

52 Paket Proyek di Belu Selesai Tender

Petugas yang tergabung dalam tim operasi ini adalah TNI,Polri (Polres dan Brimob), Dishub dan Satpol-PP.

Nampak setiap warga yang melintas baik berkendaraan maupun yang berjalan kaki diperiksa.

Cegah Corona di Sumba Timur - Tim Gabungan Lakukan Operasi Penggunaan Masker

Saat operasi, petugas juga menemukan warga yang tidak menggunakan masker. Bagi mereka yang tidak menggunakan masker diberi pengertian kemudian dikenakan sanksi.

Sanksi yang diberikan rata -rata sanksi pembinaan fisik, yakni push up.

Operasi yang dilakukan ini juga menyusul adanya kasus positif Covid-19 di Sumba Timur.

Petugas melihat siapa saja yang melintas tanpa masker, ditahan. Sedangkan ada beberapa warga yang tidak menggunakan masker dan saat ditahan dan ditanyai petugas, ternyata maskernya ada tapi tidak digunakan.

Petugas langsung meminta agar yang bersangkutan menggunakan masker baru melanjutkan perjalanan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved