Meski Negara Paling Miskin, Timor Leste Dipastikan Akan Keluar dari Pendemi Virus Corona

Timor Leste yang merupakan negara termiskin di dunia juga merasakan dampak serius dari pendemi ini, namun negara di bagian timur Pulau Timor itu dipas

Editor: Alfred Dama
via sosok grid.internatinal.la-croix.com
Sudah 20 Tahun Merdeka Timor Leste Tak Sanggung Obati Penyakit Warganya Sampai Minta Bantuan Indonesia 

Meski Negara Paling Miskin, Timor Leste Dipastikan Akan Keluar dari Pendemi Virus Corona

POS KUPANG.COM -- Pendemi virus corona yang masih dialami hampir setiap negara di dunia belum bisa dipastikan kapan berakhir

Para ahli pun terus berjuang untuk menemukan vaksin dan obat yang bisa menyembuhkan para pasien Covid-19

Timor Leste yang merupakan negara termiskin di dunia juga merasakan dampak serius dari pendemi ini, namun negara di bagian timur Pulau Timor itu dipastikan segera keluar dari pendemi tersebut

 Sejak melepaskan diri dari Indonesia, Timor Leste masih menjadi salah satu negara paling miskin di dunia.

 Selain itu, belakangan ini konflik politik terjadi, sementara Timor Leste juga harus menghadapi pandemi Covid-19.

Namun, dengan kondisi itu Timor Leste disebut akan tetap mampu keluar dari dari pandemi Covid-19

KKB Papua Mengamuk, Lagi Satu Prajurit TNI Gugur Ditembak dalam Kontak Senjata

Luna Maya Ajak Ryochin Bertemu Keluarga Besarnya, Eks Reino Barak Kaget Terekam Tunggu Pria Jepang

Mbah Mijan Minta Masyarakat Waspada, Ramalannya Ada Tragedi Besar Indonesia 22 November 2020

Rakyat Timor Leste Ternyata Tak Percaya Polisi dan Tentaranya Pernah Dilanda Krisis Hebat Tahun 2006

Bahkan, dengan kerusakan paling ringan dibanding negara tetangganya.

Hal itu seperti yang diungkapkan Fredrik Sjöholm, Profesor di Departemen Ekonomi, Universitas Lund, Swedia, dalam tulisannya berjudul 'Rute Pembangunan yang Berbahaya Bagi Timor Leste

Melansir East Asia Forum (19/9/2020), Di bidang politik, konflik lama antara mantan perdana menteri Mari Alkatiri dan Xanana Gusmao terus menimbulkan perombakan parlemen, kebuntuan politik, dan ketidakpastian.

Bahkan, semua anggaran publik sejak 2018 telah ditunda sehingga menyebabkan penurunan belanja publik.

Situasi politik Timor Leste berubah awal tahun ini dengan runtuhnya koalisi Gusmao, dan partai Fretilin Alkatiri bergabung dengan pemerintah pada bulan Juni.

Pemerintah sekarang sejajar dengan mayoritas parlemen dan mendapat dukungan presiden, yang mana bisa menjadi awal dari stabilitas yang lebih baik dan ketidakpastian politik yang berkurang, tetapi situasinya tetap rapuh.

Pertumbuhan ekonomi tahunan hanya sebesar 3 persen dalam beberapa tahun terakhir dan diperkirakan akan tetap rendah di tahun-tahun mendatang.

Kondisi ekonomi tersebut jauh dari pertumbuhan yang dibutuhkan untuk menjadikan Timor-Leste sebagai negara berpenghasilan menengah pada tahun 2030, seperti yang dinyatakan dalam Rencana Pembangunan Strategisnya.

Kini, banyak orang Timor Leste masih hidup dalam kemiskinan yang parah hampir dua dekade setelah kemerdekaan.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved