Breaking News:

Ini Susunan Pengurus Partai Gerindra 2020-2025, Prabowo Subianto Didampingi Rahmawati Soekarnoputri

Dari jumlah tersebut pengurus laki-laki ada sebanyak 194 orang atau 66,44 persen, sedangkan pengurus perempuan sebanyak 98 orang atau 33,56 persen.

Kompas.com
DIDAMPINGI EDHY PRABOWO -- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro 

Ini Susunan Pengurus Partai Gerindra 2020-2025, Prabowo Subianto Didampingi Rahmawati Soekarnoputri

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -  Saat ini, draft kepengurusan Partai Gerindra periode lima tahun ke depan, 2020-2025 kini beredar luar.

Meski belum diketahui pasti apakah nama-nama yang beredar itu merupakan pengurus yang akan mendampingi Ketua Umum Prabowo Subianto dalam memimpin partai tersebut, namun tersiar bahwa sejumlah loyalis Prabowo terdepak dari jajaran kepengurusan.

Untuk diketahui, hasil keputusan Kongres Luar Biasa Partai Gerindra yang digelar di kediaman Prabowo Subianto , Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada 8 Agustus 2020 lalu, telah diajukan dan disahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona H. Laoly.

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, Partai Gerindra kini siap menyambut tahun politik 2020 dengan kepengurusan baru.

Walau begitu, lanjutnya, Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Gerindra memperhatikan semua pandangan, nasehat, pikiran yang disampaikan masyarakat dalam menyusun kepengurusan Partai Gerindra, baik Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar dan Dewan Pimpinan Pusat.

Adapun jumlah anggota kepengurusan Partai Gerindra terbaru antara lain, Dewan Pembina berjumlah 89 orang, Dewan Penasehat berjumlah 48 orang, Dewan Pakar berjumlah 43 orang, dan Dewan Pimpinan Pusat berjumlah 292 orang.

Dari jumlah tersebut pengurus laki-laki ada sebanyak 194 orang atau 66,44 persen, sedangkan pengurus perempuan sebanyak 98 orang atau 33,56 persen.

"Jumlah ini telah melampaui syarat yang telah disyaratkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik yakni keterwakilan perempuan minimal 30 persen," jelas Muzani.

Keputusan susunan kepengurusan Partai Gerindra terbaru tersebut, kata Muzani, telah disahkan Menkumham Yasona H Laoly lewat penerbitan Surat Keputusan Nomor N.MH-18.HH.11.01/2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Gerindra.

Terbitnya keputusan tersebut, lanjutnya, menyempurnakan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang diamanatkan Kongres Luar Biasa kepada Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

NGERI! Detik-Detik Siswa SMP Bergulat Dengan Buaya Hingga Selamat, Lalu Lari Panjat Pohon Bakau

Live Streaming Trans7! MotoGP Emilia Romagna 2020 Maverick Vinales Pole Position, Rossi?

"Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga yang disempurnakan dan disusun kembali oleh Haji Praowo Subianto  telah merinci dari AD/ART yang lampau, tetapi dalam AD/ART tersebut tetap memberi kekuasaan yang besar kepada Ketua Dewan Pembina untuk mengambil kebijakan-kebijakan internal dan eksternal partai," papar Muzani.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved