Pandemi Corona

Pesta Pernikahan Berujung Maut, 7 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya Terinfeksi, Gegara Virus Maut Ini

Seremoni di gereja dilanjutkan dengan resepsi di Big Moose Inn, keduanya berlokasi di Millinocket kota kecil di AS yang berpopulasi 4.000 penduduk.

Editor: Frans Krowin
ist
ilustrasi pernikahan 

Bukan Kasus Pertama

Beberapa warga geram pada penyelenggara acara, termasuk kedai minum yang lisensinya ditangguhkan sementara.

"Saya rasa mereka tidak harus mengadakan pernikahan. Saya pikir itu seharusnya dibatasi seperti yang diwajibkan," ucap Nina Obrikis anggota gereja Baptis tempat seremoni diadakan.

"Kita tidak bisa ke mana-mana atau melakukan apa pun," keluhnya.

Gubernur Maine Janet Mills pada Kamis (17/9/2020) mengeluarkan peringatan kepada 1,3 juta penduduk negara bagian tersebut.

Gejolak seperti itu "terancam merusak kemajuan yang kami dapat dengan cepat."

"Covid-19 tidak berada di sisi lain pagar, itu di halaman kami," terangnya beranalogi.

Sejak dimulainya pandemi awal tahun ini, kasus-kasus superspreader banyak dilaporkan di seluruh dunia.

Pertama di AS adalah konferensi bioteknologi di Boston pada Februari yang dihadiri sekitat 175 orang, dan pemakaman di Georgia yang membuat lebih dari 100 orang tertular.

Kemudian dalam beberapa pekan terakhir kelompok infeksi seperti itu muncul di kampus-kampus, yang membuat mahasiswa kembali dipulangkan.

Universitas Oneonta di utara negara bagian New York misalnya, memiliki lebih dari 670 kasus Covid-19 dalam sebulan. 

Ingat Eka Frestya Polwan Cantik yang Pernah Viral di Medsos? Ternyata Sekarang Jadi Ini & di Madiun

Warga Laenmanen Dapat Masker Gratis dari Tim Gabungan

Tentang Superspreader

Angka penularan virus corona belum berhenti di dunia, termasuk di Indonesia dan Australia. Kini mulai diketahui sejumlah orang bisa menyebarkan virus ke lebih banyak orang dibandingkan yang lain.

Mereka ini disebut sebagai superspreader dan bisa menciptakan klaster wabah yang besar.

Contoh yang banyak disebut di Australia adalah saat seorang pria asal Melbourne yang mengunjungi Crossroads Hotel di Sydney, kemudian menyebarkan virus ke 40 orang lainnya.

Seorang karyawan di rumah perawatan lansia Newmarch House di Sydney juga menjadi contoh lainnya, setelah membuat tempat tersebut menjadi klaster baru dan 19 penghuninya meninggal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved