Kapolda NTT Minta Bawaslu dan KPU Perketat Penerapan Protokol Kesehatan
Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH, MHum meminta KPU dan Bawaslu menerapkan protokol kesehatan
POS-KUPANG.COM - KAPOLDA Nusa Tenggara Timur ( Kapolda NTT), Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH, MHum meminta KPU dan Bawaslu menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena Pilkada pada masa pandemi Covid-19.
Irjen Lotharia mengingatkan penyelenggara Pilkada melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan, terutama kepada pasangan calon kepala daerah, tim sukses dan pengurus partai politik.
Hal ini disampaikan Irjen Lotharia dalam pertemuan dengan KPU dan Bawaslu Sumba Barat di Kantor KPU Sumba Barat, Rabu (16/9/2020). "Dengan pemahaman yang baik maka para pihak bersangkutan pasti mentaatinya," ujarnya.
• Kristo Bersyukur Sembuh Corona, Calon Bupati Ngada Periksa Kesehatan
Ia meminta KPU dan Bawaslu harus tegas menegakan peraturan Pilkada agar semua pihak menurutinya. "Bila semua pihak taat terhadap peraturan yang berlaku maka pelaksanaan pilkada kali ini pasti berjalan aman dan lancar," katanya.
Dari Sumba Barat, Irjen Lotharia berkunjung ke Sumba Timur. Kapolda NTT didampingi Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, SIK melakukan pertemuan dengan jajaran KPU Sumba Timur, Kamis (17/9/2020).
• Air Laut Genangi 38 Rumah Warga Sikka
Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi melaporkan bahwa Pilkada Sumba Timur terjadi head to head karena hanya diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. "Saat ini kita persiapan serius untuk pelaksanaan kampanye. Sedangkan untuk data pemilih, saat ini masih dalam proses," ujarnya.
Irjen Lotharia mengaku sudah menerima laporan ada dua pasangan calon yang bertarung maka perlu ada perhatian serius.
"Kalau kita lakukan, katakanlah pembinaan-pembinaan yang baik kepada pasangan calon agar turut mensukseskan Pilkada. Mari kita berikan masukan, katakanlah situasi Covid-19 seperti ini dan juga protokol kesehatan harus diterapkan," katanya.
Ia meminta KPU, Bawaslu, pemerintah daerah dan Polres termasuk TNI saling koordinasi.
"Komunikasikan, koordinasikan dengan baik. Setiap persoalan perlu konsolidasi. Kapolres juga akan membantu. Jika Kapolres ada kendala, laporkan Kapolda, kita akan respon cepat. Sama juga, kalau saya tidak mampu, saya akan laporkan Kapolri untuk menambah kekuatan," ujar Irjen Lotharia.
Selanjutnya Irjen Lotharia kunjungan kerja di Kabupaten Ngada. Kapolda bersama istri Evi Lotharia Latif tiba di Polres Ngada, Kamis pukul 13.50 Wita. Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi, SIK, MIK dan Ketua Bhayangkari Cabang Ngada Tania Rio Cahyowidi turut hadir.
Irjen Lothari melakukan pertemuan dengan jajaran KPU dan Bawaslu Ngada.
Ia menegaskan, Polda NTT berserta jajarannya mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak. (pet/yel/gg)