Breaking News:

Peserta SKB CPNS 2020 di Manggarai Wajib Jalani Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Peserta SKB CPNS 2020 di Manggarai wajib jalani protokol kesehatan pencegahan Covid-19

POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kepala BKPP Kabupaten Manggarai, Remigius Harum, S.Fil. 

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Sebanyak 484 orang akan mengikuti ujian seleksi komptensi bidang ( SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) Tahun 2020 di Kabupaten Manggarai. Pelaksanaan SKB itu berlangsung selama tiga hari dari tanggal 20-22 September 2020.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Manggarai, Remigius Harum, S.Fil menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (17/9/2020).

Kaban Remigius menjelaskan, dari 484 orang itu, 10 orang peserta diantara mengikuti SKB terdekat yakni Denpasar, Mataram, Surabaya, Kendari dan juga di Palangkaraya, hal ini diberlakukan guna menghindari pergeseran peserta dari satu tempat ke tempat lain di masa pandemi Covid-19. Sehingga kata Kaban Remigius, sisanya sebanyak 474 yang akan melaksanakan SKB langung di Manggarai.

Helikopter BNPB Jadi Tontonan Warga Saat Ambil Sampel Swab di Kota Bajawa

Dikatakan Kaban Remigius, pihaknya juga sudah menyarankan kepada semua peserta SKB untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari sebelum mengukuti SKB, hal ini guna mencegah pandemi Covid-19.

"Ini hanya saran kita saja, agar mereka lakukan karantina mandiri selama 14 hari sebelum masuk ujian dan juga istirahat yang cukup, olahraga yang cukup. Karena nanti sebelum masuk ke ruangan ujian nanti kita akan terapkan protokol Covid-19 seperti tes suhu tubuh, kalau suhu tubuhnya di atas 37,3 kami akan perlakukan secara khusus dengan panitia dan petugas akan menggunakan APD lengkap,"jelas Kaban Remigius.

Uskup Atambua, Dominikus Saku Kunjungi Petani

Selain itu, dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 sebelum peserta mengikuti ujian, jelas Kaban Remigius, saat tiba kendaraan yang digunakannpeserta disemperot dengan disinfektan, kemudian peserta wajib mencuci tangan lalu diberikan hand sanitizer.

Kemudian peserta masuk ke ruang resgistrasi lalu titip barang di loket, kemudian peserta diarahkan ruang tunggu namun sebelum masuk wajib peserta diperiksa dengan metal detector untuk memastikan tidak ada barang metalik yang dibawa peserta. Selanjutnya peserta akan mengikuti SKB dan setelah selesai SKB, peserta ambil barang titipan dan langsung pulang.

Peserta juga dilarang untuk membawa keluarga saat datang mengikuti SKB, dilarang keluarga yang menonton dari luar melalui layar monitor, namun keluarga bisa menyaksikan keluarganya melalui streaming youtube di rumahnya masing-masing, hal ini guna menghindari kerumunan dan menjaga jarak demi mencegah pandemi covid-19.

Kaban Remigius juga mengatakan, pihaknya juga sudah mengatur jarak duduk setiap peserta yakni minimal 1 meter. Karena itu pihaknya telah menyiapkan 53 unit komputer dan 9 cadangan untuk pelaksanaan SKB sistem CAT bagi peserta. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved