Breaking News:

Setahun Macet, TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Saluran Pipa Air di Manusasi

Wujud perhatian terhadap warga perbatasan yang kesulitan air bersih, Satuan TNI Satgas Yonarmed 3/105 Tarik terlibat turun di lapangan

Dok. Satgas Yonarmed 3/105 Tarik
Satgas Yonarmed 3/105 Tarik bersama warga di Desa Manusasi, TTU gotong royong memperbaiki saluran pipa air bersih, Minggu (13/9/2020). 

POS-KUPANG.COM | BETUN---Sebagai wujud perhatian terhadap warga perbatasan yang kesulitan air bersih, Satuan TNI dalam hal ini Satgas Yonarmed 3/105 Tarik terlibat turun di lapangan.

Satgas bersama warga khususnya di Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, gotong royong memperbaiki saluran pipa air  yang sudah lama rusak.

Informasi yang diperoleh Pos-Kupang dari Perwira Penerangan (Papen) Satgas Yonarmed 3/105 Tarik, Senin (14/9) menyebutkan, kegiatan gotong royong ini dilaksanakan, Minggu (13/9/2020).

Notaris Senior Emanuel Mali, SH, MH: Yang Tidak Mampu Gratis Akta

Menurut Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr. (Han) bahwa sudah kurang lebih satu tahun masyarakat Desa Manusasi mengeluhkan akan sulitnya mendapatkan air bersih akibat rusaknya aliran pipa yang digunakan masyarakat untuk mengaliri air dari pemukiman masyarakat.

"Akibat dari kejadian ini masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih sehingga berangkat dari permasalahan tersebut kami ingin masyarakat terbantu dengan hadirnya kami di tengah-tengah mereka" kata Letkol Arm Laode Irwan Halim.

Pengunjung Buang Sampah di Pantai Nangadhero

Dikatakannya, jajaran Satgas segera memperbaiki sumber permasalahannya karena mengingat sudah setahun saluran air tersebut tidak layak pakai ditambah lagi dengan kondisi kemarau ini masyarakat kesulitan memperoleh pasokan air bersih.

Lebih lanjut dikatakan, Lettu Arm Imam selaku Danpos beserta beberapa personel Satgas lainnya langsung terjun ke lapangan untuk mengecek sumber kerusakan saluran aliran air tersebut kemudian diperbaiki bersama-sama dengan masyarakat Desa Manusasi.

"Karena selain tugas menjaga perbatasan RI-RDTL, kehadiran Satgas juga wajib dalam membantu meringankan kesulitan masyarakat sekitar, kami akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat", tutur Danpos.

Sementara itu, Ferdico Santos (43) yang merupakan salah satu warga desa mengungkapkan bahwa sudah hampir setahun lebih masyarakat desa sulit untuk mendapatkan air bersih akibat pipa saluran yang sebelumnya mengaliri dari rumah ke rumah telah rusak dan tidak layak pakai.

"Kami masyarakat manusasi mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak TNI Satgas yang telah memperbaiki pipa sumber air bersih kami, sehingga bagus kembali dan kami dapat menikmati lagi air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Ferdico Santos. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved