Breaking News:

OLah Lahan Tidur, Kadis Ketahanan Pangan Sumba Barat Usul Beli 25 Traktor

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat, mengatakan belum melihat adanya dampak kekurangan pangan yang melanda daerahnya

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumba Barat, Melkianus U.Lage, S.E 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat, Melkianus U.Lage, S.E di kantor Bupati Sumba Barat, Senin (14/9/2020) mengatakan, secara umum belum melihat adanya dampak kekurangan pangan yang melanda daerah ini.

Hal itu seiring banyak bantuan pemerintah kepada masyarakat terutama pada pandemi corona ini. Walau demikian, bantuan itu sifatnya sementara saja.

Karena itu, pemerintah daerah perlu mendorong rakyat daerah ini memanfaatkan lahan tidur dengan mengolah lahan tersebut untuk menanam beragam tanaman pertanian untuk rakyat.

Group Ampera Nasyid MAN Nagekeo Runner UP Ajang Syiar Anak Negeri Tahun 2020

Untuk mendukung rencana tersebut, pihaknya tengah mempersiapkan proporsal permohonan kepada kementerian Pertanian RI agar membantu 25 tractor bagi rakyat petani Sumba Barat. Saat ini terdapat 13 tractor dalam kondisi baik tetapi tidak mampu mengolah lahan yang tersedia. Dengan 13 tractor tersebut hanya mampu mengolah 2860 hekta4 are. Padahal lahan yang tersedia sangat luas.

Dengan kondisi pandemi seperti sekarang diharapkan pengolahan lahan tidur menjadi strategi meningkatkan pendapatan petani dengan menanam beragam tanaman perrtanian rakyat.

Bawaslu Matim Gelar Sosialiasi Jaminan Hak Pilih dan Pemuktahiran Data Pemilih

Karena itu sangat berharap pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pertanian dapat mengakomodirnya. Dengan demikian, rakyat Sumba Barat dapat mengolah lahan tidur untuk ditanam berbagai tanaman pertanian demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baginya ditengah kondisi pandemi corona seperti sekarang, sektor pertanian menjadi sektor vital mendukung pendapatan rakyat daerah ini. Karenanya memandang sangat penting mengolah lahan tidur yang tergolong masih sangat luas untuk ditanami berbagai tanaman perrtanian bagi kebutuhan rakyat sehari-hari dan ke depannya. Mudah-mudahan permohonan tersebut terealisir sehingga mendukung kelancaran pengolahan lahan tidur daerah ini menjadi lahan produktif pertanian ke ke depan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved