Relawan yang Kontak Erat Karantina di Turekisa
Sejumlah orang relawan calon bupati dan wakil bupati Ngada dari Paket Kristo Loko dan Emanuel Dopo ( Credo) berinisiatif mendatangkan tim gugus
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Sejumlah orang relawan calon bupati dan wakil bupati Ngada dari Paket Kristo Loko dan Emanuel Dopo ( Credo) berinisiatif mendatangkan tim gugus Kabupaten Ngada, Pasca Bakal Calon Bupati Kabupaten Ngada, Kristoforus Loko, terkonfirmasi Covid-19 pada Selasa (8/9/2020) kemarin.
Mereka dengan rela dan secara sadar bahwa pernah kontak erat dengan Kristo Loko mereka dengan sendirian meminta di tim gugus Kabupaten Ngada untuk di Karantina mandiri terpusat di Turekisa selama 14 hari kedepan.
Selain di Turekisa ada juga karantina mandiri di rumahnya mereka masing-masing.
• Di Kota Kupang, Satu Pelaku Perjalanan dari Jakarta Positif Covid-19
Tim pemenang Paket Credo Vanci Suka, menyatakan mereka di karantina itu atas kesadaran mereka.
Karena itu setelah mendengar Pak Kristo positif corona, maka mereka langsung beinisiatif untuk dikarantina.
"Kami relawan CREDO sadar betul untuk mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan aturan Satgas Covid Kabupaten Ngada. Itu karna kami pernah melakukan komunikasi intens dengan Pak Kristo Loko. Kami mohon doa dari seluruh masyarkat Ngada, agar penyakit ini bisa segera diatasi," ujar Vanci Kamis (10/9/2020).
• Polres Mabar Bagi Ratusan Masker Bagi Masyarakat
Ia berharap agar kedepan semua berjalan aman dan lancar.
Anggota tim lainnya, Yanto Meka yang saat ini di arantina terpusat di Turekisa mengaku, selain dirinya ada puluhan relawan CREDO lainnya yang juga sudah dikarantina.
"Ada juga relawan yang melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing," ujarnya.
Sementara ketua gugus percepatan dan penanganan Covid-19 Ngada, Theodosius Yosefus Nono, menyatakan pihaknya telah melakukan tracing.
Ia mengatakan ada sejumlah orang yang kontak erat sudah ditelusuri dan menyampaikan apresiasi karena dengan penuh kesadaran melaporkan kepada petugas kesehatan.
Terpisah, Juru bicara KPU Ngada Aloysius Raubata mengatakan, bahwa, dari 5 pasang bakal calon bupati dan wakil bupati Ngada yang diuji swab sejak tanggal 6 sampai 7 September 2020 di RSUD WZ Yohanes Kupang, hanya Kristo Loko yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Karena itu, Selasa (8/9/20) pagi, pukul 10.00 Wita, paket CREDO dibatalkan pemeriksaan kesehatannya, baik di RSUD WZ Yohanes Kupang, maupun di BNN dan Psikotes di Hotel Naka Kupang.
Penundaan pemeriksaan kesehatan ini berdasarkan rapat pleno KPU Ngada pada Selasa (8/9/20), setelah KPU Ngada menerima hasil swab milik Kristo Loko dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan surat pemberitahuan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngada.
Penundaan pemeriksaan kesehatan ini bukan hanya berlaku bagi Kristo Loko, tapi juga Emanuel Dopo.