Breaking News:

Pemeriksaan Narkoba Bakal Calon Kepala Daerah, BNN NTT : Momentum Tepat Untuk Pencegahan

BNN NTT melaksanakan pemeriksaan narkoba kepada para bakal calon kepala daerah yang akan berkontestasi pada Pilkada Serentak

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Pasangan bakal calon bupati - wakil bupati Kabupaten Sabu Raijua Orient P. Riwu Kore-Thobias Uly usai pemeriksaan di BNN NTT 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur ( BNN NTT) melaksanakan pemeriksaan narkoba kepada para bakal calon kepala daerah yang akan berkontestasi pada Pilkada Serentak 2020.

Sebanyak 27 pasangan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada di sembilan kabupaten di NTT itu diperiksa di kantor BNN Provinsi NTT, jalan Palapa Kecamatan Oebobo Kota Kupang sejak Senin, 7 September 2020.

Selain mengikuti pemeriksaan, BNN Berharap agar para bakal calon kepala daerah tersebut juga bisa berkomitmen untuk memerangi narkoba kelak ketika terpilih menjadi pasangan kepala daerah.

Dana BOS Madrasah dan Pesantren tahun 2020 Tetap Naik 100 Ribu

Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol Teguh I. Wahyudi melalui Kabid P2M BNN NTT, Hendrik Johanne Rohi mengatakan pihaknya telah memberi masukan ke KPU agar saat jadwal debat kandidat harus ada pertanyaan terkait apa itu narkotika, termasuk didalamnya narkotika jenis baru.

Kandidat pasangan calon kepala daerah wajib mengetahui dan menguasai tingkat kerawanan narkoba di wilayah masing masing. Selain itu, mereka harus memiliki strategi pencegahan peredaran narkoba di wilayah masing-masing.

Banding Perkara Korupsi Kredit Fiktif Bank NTT, Linda dan Hadmen Puri Diganjar Hukuman Berat

"Pemeriksaan ini hanya memastikan calon bebas narkoba namun ketika menjabat bisa saja terjerumus dan menyalahgunakan narkoba, maka tidak sebatas tes namun harus ada upaya pencegahan," katanya.

Hendrik menjelaskan, tes tersebut dilakukan selain untuk memastikan para bakal calon bersih dari narkoba juga agar para calon memiliki peran untuk pencegahan

Ia mengharapkan, kelak jika terpilih, maka kebijakan daerah yang diambil dalam bidang pencegahan dan penanggulangan narkoba harus sinkron dengan kebijakan pemerintah pusat. Hal tersebut dikatakannya, agar dibuatkan dalam bentuk Perda sehingga penganggaran dapat melalui alokasi APBD.

Hingga saat ini, 22 kabupaten kota di NTT belum memiliki Perda yang mengatur tentang fasilitasi, pencegahan, dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika (P4GN).

"Kita berharap agar 9 bupati yang akan terpilih nantinya bisa menetapkan Perda sesuai Instruksi Presiden (Inpres) tentang aksi P4GN yang akan terjadi pada tahun 2020-2024 juga peraturan Kemendagri," katanya.

Pemeriksaan narkoba di Kantor BNN Provinsi NTT dilaksanakan sebagai salah satu bagian pemeriksaan kesehatan pasangan bakal calon kepala daerah. Selain pemeriksaan narkoba, pasangan bakal calon juga mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan lengkap di RSUD WZ Johannes Kupang dan tes psikologi di Hotel Naka.

Sebelumnya pada Selasa, pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, dan David Melo Wadu terpantau yang pertama melakukan pemeriksaan narkoba. Selain itu, pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati TTU, Kristiana Muki-Yosef Tanu, dan pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Sabu Raijua, Orient P. Riwu Kore-Thobias Uly. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved