Corona Sumba Timur - Ada 71 Orang yang Kontak dengan Pasien ke- 17 dan ke- 18 Positif Covid-19

Corona Sumba Timur - Ada 71 Orang yang Kontak dengan Pasien ke- 17 dan ke- 18 Positif Covid-19

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur menemukan ada 71 orang yang diduga pernah kontak dengan pasien ke-17 dan ke-18 positif Covid-19 di daerah itu. Ke-71 orang itu merupakan hasil pelacakan dari tim gugus tugas Covid-19 Sumba Timur.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana, Rabu (9/9/2020).

Menurut Chrisnawan, kontak yang dilacak terkait dengan pasien ke-18 ada sekitar 35 orang, yakni keluarga sebanyak 11 orang dan 24 orang tenaga medis dan lainnya.

Kapolsubsektor Nebe : Polisi Masih Lidik Penyebab Korban Bunuh Diri di Nebe

"Kemungkinan dalam penelusuran lebih lanjut, maka kontak dengan pasien ke-18 positif Covid-19 ini akan bertambah," kata Chrisnawan.

Dijelaskan, total yang yang dilakukan atau rencana diswab kontak dengan pasien ke- 17 dan pasien ke- 18 yang terdata hingga saat ini sebanyak 71. "Jadi swab dan akan dikirim ke Kupang," katanya.

Dikatakan, total swab yang dikirim pada tangga 3 September 2020, dari 109 sampel, ada 90 sampel yang sudah ada hasi.

Dana BOS Madrasah dan Pesantren tahun 2020 Tetap Naik 100 Ribu

"Dari 90 sampel itu, ada empat sampel terkonfirmasi positif dan sebanyak 86 sampel negatif," katanya.

Didampingi oleh Kabid P2P, Jonker Telnoni, S.KM, Chrisnawan mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT agar percepatan pemeriksaan swab yang dikirim agar bisa diketahui hasilnya.

Sedangkan soal total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur, ia mengatakan, sampai saat ini total kasus positif Covid-19 sebanyak 18 kasus dan 12 kasus sembuh, satu masih dalam perawatan, empat kasus masih menunggu untuk diisolasi dan satu lagi telah meninggal dunia.

"Menyikapi kondisi ini, kami sekali lagi sampaikan imbauan-imbauan , apapaun yang kita lakukan harus perhatikan protokol kesehatan.
Penerapan protokol kesehatan harus secara bertanggung jawab," katanya.

Chrisnawan yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur ini mengatakan, jika ada gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19, diharapkan, sambil berupaya dan komunikasi dengan tenaga kesehatan, pihaknya juga menganjurkan agar yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri.

Soal pelaku perjalanan, Chrisnawan mengatakan, walaupun dari tempat asal sudah dilakukan, tapi perlu juga harapkan tiba di tujuan bisa diperiksa lagi.

"Mari kita menjaga saudara dan keluarga kita yang memiliki penyakit penyerta atau kelompok rentan. Sekali lagi, terhadap keluarga atau saudara kita yang masuk kelompok rentan,mari kita jaga. Orang tua atau lanjut usia, bayi atau balita, orang yang menderita penyakit seperti hipertensi, diabetes, TBC dan lainnya perlu dijaga," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved