Breaking News:

4.511 Warga Belu Telah Menerima Bantuan JPS dari Pemerintah

Sebanyak 4.511 warga Kabupaten Belu telah menerima bantuan penanggulangan dampak Covid-19 dari Pemkab Belu

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Penjabat Sekda Belu, Drs. Marsel Mau Meta 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Sebanyak 4.511 warga Kabupaten Belu telah menerima bantuan penanggulangan dampak Covid-19 dari Pemkab Belu lewat program jaring pengaman sosial ( JPS).

Bantuan JPS yang bersumber dari APBD Kabupaten Belu ini diberikan kepada masyarakat yang belum terakomodir dalam bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa terutama masyarakat kelurahan yang tidak memiliki alokasi dana khusus seperti pemerintah desa.

Kepala BP4D selaku Koordinator Bidang Penanganan Dampak Sosial dan Ekonomi, Florianus Nahak melalui Kabid KPPM, Jemy Boy Kotta mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Kamis (10/9/2020). Dikatakannya, BP4D sebagai intansi teknis perencanaan dan pengelolaan data sudah melaksanakan tugasnya dengan mendata seluruh masyarakat penerima bantuan.

Timoteus Sudah Dibawa Ke Rumah Duka di Golo Lando

Untuk masyarakat di kelurahan-kelurahan yang tersebar di empat Kecamatan dalam Kota Atambua sudah direalisasikan sampai jatah bulan ketiga sebesar Rp 1,8 juta per KK.

"Jumlah penerima yang sudah terealisasi sebanyak 4.511 KK dari total 7.514 KK. Yang belum realisasi sebanyak 3.003 KK. Mereka hanya menunggu pencairan saja. Data kami sudah serahkan ke Keuangan. Total anggaran sebesar Rp 13.525.200.000", kata Boy.

Kolam Kali Tiwu Tara, Manggarai Tempat Korban Timoteus Tenggelam Adalah Tempat Wisata

Terpisah, Penjabat Sekda Belu, Drs. Marsel Mau Meta saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Rabu (9/9/2020) menjelaskan, data penerima JPS yang berada di desa-desa sudah masuk di Keuangan dan tinggal pencairan. Pencairan sedikit tertunda karena menunggu disposisi Bupati Belu. Dimohon kepada masyarakat untuk bersabar. Pemerintah pasti memperhatikan masyarakatnya karena bantuan ini merupakan hak masyarakat.

"Kita tunggu disposisi pak Bupati. Kalau sudah disposisi pasti langsung cair. Karena pencairan uang di atas satu miliar harus pak Bupati", terang Marsel Meta. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved