Jumat, 15 Mei 2026

Jakob Oetama Wafat

Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama Wafat, Karyawan Pos Kupang Gelar Doa Bersama

Karyawan Harian Pos Kupang menggelar doa bersama begitu mendengar Pendiri Kompas Gramedia (KG) Jakob Oetama wafat, Rabu 9 September 2020

Tayang:
Editor: Hasyim Ashari
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama, saat difoto di ruang kerjanya di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). 

Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama Wafat, Karyawan Pos Kupang Gelar Doa Bersama

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Karyawan Harian Pos Kupang menggelar doa bersama begitu mendengar Pendiri Kompas Gramedia (KG) Jakob Oetama wafat, Rabu 9 September 2020.

Sebelum berdoa, Pemimpin Redaksi Pos Kupang Hasyim Ashari mengatakan mungkin di antara karyawan Pos Kupang, tidak banyak yang berinteraksi dengan almarhum Jakob Oetama.

Namun, pasti merasakan nilai-nilai dan kasih sayang Jakob Oetama.

"Beliau boleh pergi. Tapi nilai-nilainya dalam membangun Kompas Gramedia harus kita lanjutkan. Jangan surut untuk memberi kontribusi untuk Pos Kupang dan Kompas Gramedia," kata Pemimpin Redaksi Pos Kupang Hasyim Ashari.

Doa selanjutnya dipimpin oleh Editor Agus Sape.

Doa berjalan khidmat.

* BREAKING NEWS: Jakob Oetama Meninggal Dunia, Keluarga Besar Kompas Gramedia Berduka

JaKob Oetama meninggal dunia.

Kabar terkini dikutip dari berita Kompas TV Rabu 9 September 2020.

Dalam berita tersebut diberitakan bahwa Jacob Oetama meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta.

JaKob Oetama akan disemayamkan di Kompas Gramedia dan akan disemayamkan di Taman Makam Pahlawan.

Meninggalnya JaKob Oetama bertepatan dengan ulang tahun kompas TV ke-9 hari ini Rabu 9 September 2020.

Mulanya, nama yang dipilih andalah Bentara Rakyat. Artinya, koran itu memang dimaksudkan untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia rakyat. Motonya pun dipilih “Amanat Penderitaan Rakyat”.

Saat Frans Seda bertemu Bung Karno, Si Bung Besar tidak setuju dengan nama “Bentara Rakyat”. Bung Karno berkata, “Aku akan memberi nama yang lebih bagus...”Kompas”! Tahu toh, apa itu kompas? Pemberi arah dan jalan dalam mengarungi lautan dan hutan rimba!”.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved