Breaking News:

Bantuan Rp 2,4 Juta untuk UMKM, Dinas Harap Pelaku UMKM Segera Daftarkan Usaha

Pemerintah Republik Indonesia tengah menyalurkan Bantuan Presiden ( Banpres) Produktif atau bantuan langsung tunai ( BLT) sebesar Rp2,4 juta

POS KUPANG/HERMINA
Plt. Kepala Dinas Koperasi NTT, Johanis Mau 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Republik Indonesia tengah menyalurkan Bantuan Presiden ( Banpres) Produktif atau bantuan langsung tunai ( BLT) sebesar Rp2,4 juta bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Para pelaku UMKM diharapkan untuk segera mendaftarkan diri ke dinas terkait guna mendapatkan bantuan tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi NTT melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM Anis Mau menjelaskan, saat ini dinas telah mengirimkan
110.184 data UMKM ke pusat. Nantinya, kementerian akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap data yang telah dikirim. "Dua minggu lalu kami kirim data sekitar 63.000-an. Lalu, BPKB lakukan pemeriksaan dan dapat data bersihnya untuk 38.000-an UMKM. Sampai saat ini yang sudah diberikan notifikasi sms oleh BRI adalah 19.757 UMKM," beber Anis.

Ratusan Guru Honor Minta Ini pada Pemerintah

Data UMKM akan terus dikirim ke kementerian hingga minggu kedua bulan September 2020. Para pelaku UMKM cukup membawa foto usaha, KTP, dan nomor HP ke dinas kabupaten/kota untuk mendaftarkan diri sebagai penerima BLT tersebut. Namun, pelaku UMKM yang berprofesi sebagai PNS dan TNI/Polri tidak diperbolehkan menerima bantuan ini.

Sementara itu, setelah pelaku UMKM mendaftar ke kantor dinas, maka dinas akan meng-input data untuk dilanjutkan ke kementerian. Anis mengungkapkan, proses verifikasi dan validasi juga dilakukan oleh BPKP. Beberapa alasan pengembalian data (invalid) dari BPKP karena pelaku UMKM memiliki NIK ganda, input NIK lebih, jumlah nomor hp yang tertulis lebih, atau kepemilikan usaha ganda (satu usaha didaftarkan oleh dua orang atau lebih). Selanjutnya, proses verifikasi akan dilakukan oleh pihak Bank.

Dua Perwira Kodim 1618 TTU Pindah Tugas

Anis menegaskan, dinas terkait tidak menjamin keberhasilan UMKM menerima bantuan tersebut. Dinas hanya membantu untuk melakukan memasukkan data, sedangkan proses verifikasi dan validasi dilakukan oleh kementerian. Ia pun berharap, para pelaku UMKM tetap memanfaatkan momen ini karena persyaratan yang sangat mudah. Bahkan, tidak perlu surat izin usaha untuk mendaftar dalam bantuan ini. "Kami berharap setelah mendapatkan Rp2,4 juta ini, usahanya dapat bertumbuh dan berkembang," ujar Anis. Nantinya dinas baik provinsi/kabupaten/kota akan melakukan pengawasan dan evaluasi sebagai pembinaan kepada UMKM penerima BLT ini.

Anis kembali berharap, para pelaku UMKM yang belum mendaftarkan diri untuk segera memasukkan data ke dinas agar bisa menerima bantuan tersebut. "Bagi yang sudah mendaftarkan diri, kita sama-sama menunggu informasi lanjutan dari pemerintah pusat. Bagi yang telah menerima, manfaatkanlah bantuan tersebut untuk meningkatkan usahanya," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved