Update Corona Sumba Timur - Sejak 21 Juli Hingga Saat Ini Tidak Ada Kasus Positif

Kabupaten Sumba Timur dinyatakan zona hijau atau tidak ada kasus positif Corona Virus Disease ( Covid-19)

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Para penumpang pesawat antre mencuci tangan di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu, Kamis (27/8/2020) 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Sejak tanggal 21 Juli 2020 lalu atau kurang lebih satu bulan, Kabupaten Sumba Timur dinyatakan zona hijau atau tidak ada kasus positif Corona Virus Disease ( Covid-19).

Sesuai data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Senin (31/8/2020), sejak 22 Juli sampai saat ini, tidak ada kasus positif Covid-19.

Tim gugus tugas saat ini hanya mengawasi arus keluar masuk orang atau pelaku perjalanan.
Bahkan, kategori yang ada hanya pelaku perjalanan, Suspek, Probable, Kontak Erat dan jumlah kasus positif Covid-19.

Wabup Belu Ose Luan Pesan Masyarakat Laksanakan Lima Pilar STBM

Pelaku perjalanan di Sumba Timur saat ini telah mencapai 12.444 orang atau bertambah 110 pada Minggu (30/8/2020).

Pada Sabtu (29/8/2020) pelaku perjalanan berjumlah 12.334 orang.

Sampel atau spesimen swab yang dikirim untuk diperiksa PCR sebanyak 471 sampel. Dari jumlah itu, 450 sampel dinyatakan negatif dan 21 sampel positif sedangkan tidak ada sampel yang diperiksa.

Kasus suspek sebanyak 216 dan satunya meninggal dunia.

Resmi Deklarasi Diri, Paket Fresh Akan Rubah Metode Pembangunan Program Berarti di TTU

Kategori orang yang kontak erat sebanyak 220 orang dan tidak ada kasus probable.

Pasien positif Covid-19 di Sumba Timur sebanyak 12 orang dan semuanya sudah sembuh.
Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si mengatakan, walaupun sudha tidak ada kasus positif Covid-19, tetapi pemerintah tetap meminta agar masyarakat tetap waspada dan melakukan protokol kesehatan.

"Pada tanggal 21 Juli 2020, Sumba Timur telah dinyatakan zona hijau, karena semua pasien positif Covid-19 telah sembuh. Kita tetap waspada, karena arus atau mobilisasi manusia saat ini sangat terbuka," kata Gidion.

Dijelaskan, saat ini semua aktivitas masyarakat kembali dibuka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Protokol kesehatan atau protokol Covid-19 ini harus diperhatikan di mana saja kita berada. Mari kita sama-sama menjaga agar daerah kita bebas dari Pandemi Covid-19 ini," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved