Forum PRB Nagekeo Gelar Diskusi Bahas Adaptasi Kebiasaan Baru dan Penanganan Covid-19
Forum Pengurangan Risiko Bencana ( FPRB) Nagekeo menggelar diskusi membahas adaptasi kebiasaan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Nagekeo
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | MBAY - Forum Pengurangan Risiko Bencana ( FPRB) Nagekeo menggelar diskusi membahas adaptasi kebiasaan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Nagekeo.
Kegiatan diskusi digelar melalui virtual zoom meeting dan live via youtube.
Ketua FPRB Nagekeo, Marsel Mau, mengatakan, secara kelembagaan, sebagai wadah yang menyatukan multi stakeholders sesuai SK Bupati Nagekeo nomor 327/KEP/HK/2019 yang bergerak dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Nagekeo, yang mana pemerintah daerah dan Forum PRB telah mengembangkan system dan upaya pengurangan resiko bencana di kabupaten Nagekeo.
• Ketua DPC Hanura TTU Yasintus Lape Naif Didapuk Jadi Ketua Tim Pemenangan Paket Fresh
Untuk itu maka setiap bencana yang terjadi di Kabupaten Nagekeo selalu direspon dengan cepat oleh FPRB sebagai mediator. Oleh sebab itu setiap bencana yang terjadi di nagekeo baik Bencana alam maupun bencana Sosial harus direspon dengan cepat oleh FPRB.
Marsel menyatakan Yayasan WISE-WASH in Southeast Asia didukung The Atlantis Senior Fellows Solidarity Grant bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Nagekeo dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB Nagekeo) akan menghadirkan ruang sosialisasi.
• Pilkada Manggarai 2020, Bawaslu Manggarai Periksa 5 ASN Diduga Langgar Netralitas ASN
Selain itu diskusi terkait strategi dan upaya pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid19 di Kabupaten Nagekeo terutama dalam bidang ketahanan pangan dan pelaksanaan protokol kesehatan.
"Pemerintah telah bekerja dalam menyebarluaskan informasi terkait Covid19 di masyarakat, memproduksi dan membagikan masker untuk masyarakat juga memastikan protokol Covid-19 dijalankan dengan baik terutama di tempat-tempat umum," ujar Marsel kepada POS-KUPANG.COM Senin (31/8/2020).
Ia menyatakan untuk memastikan ekonomi tetap berjalan di masyarakat, pemerintah juga turun langsung dengan program kerja padat karya dan memastikan masyarakat memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah.
Masyarakat juga dihimbau untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat, mengkonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuh.
"Sosialisasi dan diskusi ini diharapkan dapat menjadi wadah dalam peningkatan kesadaran menjalankan protokol kesehatan terutama setelah masa adaptasi kebiasaan baru," ujarnya.
Ia menyatakan tujuannya adalah
kebijakan pemerintah terkait penerapan adaptasi kebiasaan baru
sosialisasi penanganan Covid19 di Nagekeo untuk mendorong Protokol Covid19 tetap dijalankan di masyarakat.
Selain itu, himbauan gaya hidup sehat terutama masalah gizi masyarakat selama pandemi covid19.
"Materi dan narasumber
Strategi dan upaya pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid19 di Kabupaten Nagekeo terutama dalam bidang ketahanan pangan oleh Bupati Nagekeo
pelaksanaan protokol kesehatan oleh Kabid Dinas Kesehatan Nagekeo," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/forum-prb-nagekeo-gelar-diskusi-bahas-adaptasi-kebiasaan-baru-dan-penanganan-covid-19.jpg)