Atasi Krisis Air Bersih, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Ciptakan ide Kreatif

Mewujudkan kepedulian terhadap warga dalam upaya mengatasi krisis air bersih, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik, menciptakan ide kreatif

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
zoom-inlihat foto Atasi Krisis Air Bersih, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Ciptakan ide Kreatif
Dok. Satgas Yonarmed 3/105 Tarik
Jajaran TNI dari Satgas Yonarmed 3/105 Tarik bersama warga Desa Satab, Kecamatan Miomaffo Barat, TTU gotong royong bangun lubang resapan air.

POS-KUPANG.COM | BETUN - Dalam upaya mewujudkan kepedulian terhadap warga dalam upaya mengatasi krisis air bersih, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik, menciptakan ide kreatif.

Langkah yang dilakukan jajaran TNI yang belum genap sebulan bertugas di perbatasan RI-RDTL ini adalah membantu warga dalam hal pembuatan lubang resapan air yang terletak di sekitar pemukiman warga desa.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr. (Han), Minggu (30/8/2020).

Ini yang Disampaikan Andreas Hugo Pareira Tentang Program PIP Saat Kunjungan Kerja di Matim

Dalam rilis berita yang dikirim ke Pos-Kupang disebutkan, ide kreatif ini sudah diterapkan di Desa Satab, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Diungkapkan Dansatgas, melalui data teritorial yang ada pada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik, Desa Satab merupakan salah satu tempat yang masih sangat sulit untuk mendapatkan air bersih.

Hal ini dikarenakan akibat kemarau yang melanda desa tersebut sehingga mata air yang ada menjadi kering, sehingga sulit untuk mendapatkan air bersih.

Drama di Balik Pendaftaran Pilkada

"Karena sulitnya mendapatkan air bersih warga desa sangat bergantung pada lubang resapan air ini yang digunakan sebagai sumber air bersih seperti untuk memasak mandi hingga keperluan sehari-hari," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini dipimpin oleh Pasiter Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Lettu Arm Agus Purwanto. Selama ini memang warga desa tersebut telah membuat lubang sebagai sumber resapan air yang disaring dari aliran sungai, namun masih belum efektif dalam kegunaannya.

"Dalam membantu masyarakat mendapatkan air bersih, personel Satgas membantu meneruskan lubang resapan agar semakin dalam dengan tujuan agar volume penampungan air yang disaring dari sungai dapat lebih banyak," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa Satab Bapak Baal Shartefa (61) mengapresiasi aksi yang dilakukan oleh personel Satgas Yonarmed 3, karena telah membantu pengerjaan sehingga masyarakat menjadi lebih semangat serta dalam pelaksanaannya menjadi lebih cepat.

"Kami berterima kasih kepada bapak TNI yang telah membantu kami dalam membuat lubang resapan air ini sehingga kami tidak kesusahan lagi dalam mendapatkan air bersih," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved