Berita internasional

Korea Utara Punya 60 Bom Nuklir dan 2.500-5.000 Ton Senjata Kimia, SIMAK Laporan Militer AS, INFO

Militer Amerika Serikat (AS) mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa Korea Utara diyakini menyimpan 60 bom n

Editor: Ferry Ndoen
(KCNA via REUTERS)
Gambar yang dirilis oleh media Korea Utara, KCNA, pada 28 Maret 2020 menunjukkan benda yang diklaim sebagai peluncur roket ganda super besar. Korea Utara kembali melaksanakan tes senjata di tengah wabah virus corona. 

POS KUPANG.COM--- Militer Amerika Serikat (AS) mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa Korea Utara diyakini menyimpan 60 bom nuklir.

Tak cuma itu. Selain senjata nuklir, negara yang menganut ideologi Juche itu juga disebut sebagai negara dengan senjata kimia terbanyak di dunia.

Dalam laporan bertajuk 'North Korea Tactics', Korea Utara menyimpan bom nuklir sebanyak itu agar negara lain tak coba-coba mengusik rezim Kim Jong Un.

PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un (www.btvi.in)
Seperti dilansir The Sun Selasa (18/8/2020), Korut diketahui mengembangkan dan menguji coba senjata pemusnah massal mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Total, negara tertutup itu sudah meluncurkan enam senjata pemusnah massal itu. Masing-masing satu pada 2006, 2009, 2013, dua pada 2016, dan sisanya pada 2017.

Presiden AS Donald Trump bertemu Kim Jong Un sebanyak tiga kali pada 2018 dan 2019 untuk membahas denuklirisasi.

Namun, belum ada progres memuaskan.

"Diyakini, Korut mempunyai 20-60 bom nuklir, dengan kemampuan memproduksi enam hulu ledak baru setiap tahun," demikian laporan militer AS.

Dalam laporan itu, disebutkan Pyongyang begitu gigih mengejar kapasitas senjata nuklir mereka agar tak ada yang melakukan pergantian rezim.

Berdasarkan pengamatan mereka, negara yang didirikan oleh Kim Il Sung tersebut diprediksi bakal mempunyai 100 hulu ledak nuklir pada akhir 2020.

KIM Jong Un, Pemimpin Korea Utara (dailystar.co.uk)
Senjata kimia
Selain itu, Korea Utara juga diduga menyimpan setidaknya 2.500 sampai 5.000 ton senjata kimia.

Menjadikannya pemilik terbanyak ketiga dunia.

"Sangat besar kemungkinannya pemerintah negara itu menggunakan senjata kimia jika konflik militer sampai terjadi," ulas laporan militer AS.

Washington juga menuding Korut mampu menyebarkan racun senjata kimia seperti antrax, karena satu kilo saja mampu membunuh 50.000 orang.

AS juga menduga negara tetangga Korea Selatan tersebut mengembangkan jaringan berisi 6.000 peretas, yang bisa meretas dana dari pihak lain.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved