News

Instruksi Wagub NTT Stek Pohon Sukun Cabang Lima di Ende Didistribusi ke Seluruh Indonesia, Mengapa?

Batang pohon Sukun tersebut akan distek lalu dibagikan ke seluruh provinsi di Indonesia agar ditanam.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Wagub Nae Soi dan rombongan Festival Danau Kelimutu dan Pelangi Nusantara saat mendatangi Taman Renungan Bung Karno, Ende, Rabu (12/8/2020). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oris Goti

POS KUPANG, COM, ENDE - Satu pemandangan menarik di Taman Renungan Bung Karno di Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah pohon Sukun cabang lima tumbuh subur.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengatakan, batang pohon Sukun tersebut akan distek lalu dibagikan ke seluruh provinsi di Indonesia agar ditanam.

Ini dilakukan agar seluruh pelosok negeri ini tahu kalau di Ende, Ir Soekarno merenung dan menemukan ilham Pancasila.

Hal itu disampaikan Wagub Nae Soi kepada Pos Kupang di Taman Renungan Bung Karno Ende, usai membuka Festival Danau Kelimutu dan Pelangi Nusantara di Lapangan Pancasila, Rabu (12/8).

Bagi Wagub Nae Soi, keberadaan pohon Sukun tersebut sebuah keajaiban. Ir. Soekarno atau Bung Karno pada masa pembuangannya ke Ende oleh Pemerintah Kolonial Belanda (1934-1938) banyak menghabiskan waktu merenung di bawah pohon Sukun.

"Pohon Sukun yang aslinya sudah tidak ada, tetapi tahun 1981, diprakarsai Bupati Gadi Djou, di tanam lagi tepat di tempat Bung Karno biasa merenung dan tumbuhnya seperti pohon yang dulu. Anda bisa lihat sendiri pohon Sukun yang sekarang ini ada lima cabang," ungkap Nae Soi.

Ia mengatakan, Pohon Sukun tersebut mesti dilestarikan dan Taman Renungan Bung Karno mesti dijaga dengan baik.

Terkait hal itu, ia sudah bahas bersama Bupati Ende Djafar Achmad untuk membuat stek pohon Sukun tersebut agar dibagikan dan ditanam di seluruh provinsi di Indonesia.

"Mudah-mudahhan dia bisa tumbuh lima cabang seperti yang ada di sini," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Ende dan seluruh lapisan masyarakat Ende mesti menjaga dengan baik semua tempat bersejarah yang terkait dengan Bung Karno.

"Ini tugas dan tangungjawab kita semua," tegasnya.

Bupati Djafar Ahmad menegaskan, Pemkab Ende akan terus membenahi Taman Renungan Bung Karno. Salah satunya memberikan sentuhan budaya dari seluruh daerah di NTT. Selain itu, akan dibangun perpustakaan dan museum.

"Bahkan, kami punya cita-cita, generasi muda Indonesia bisa datang belajar tentang Pancasila di Ende," ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran Bung Karno di Ende memberi inspirasi kepada masyarakat Ende bagaimana membangun toleransi dan gotong royong.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved