News
Warga Bersyukur Jembatan Mapoli Sudah Digunakan: Kita Tidak Putar Jauh Lagi
Penggunaan jembatan yang dikerjakan CV Putra Mandiri Sejahtera ini dihadiri Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore.
Penulis: Kanis Jehola | Editor: Benny Dasman
Perwakilan Konsultan Supervisi yang mengawasi jembatan, Ronald, mengatakan, pengerjaan Jembatan Mapoli lebih cepat dari kontrak.
Sebenarnya kontrak selesai pada 6 September, tapi 11 Agustus 2020 sudah selesai dan bisa open traffic hari ini sehingga kendaraan bisa lewat.
"Jadi masyarakat sekitar tidak mengeluh lagi. Selama ini banyak yang mengeluh mengenai pekerjaan ini karena harus melalui jalan alternatif. Bersyukur jembatan bisa selesai dari waktu kontrak," tuturnya.
Masyarakat sekitar Mapoli tentunya bisa bernapas lega karena hari ini jembatan Mapoli telah selesai dikerjakan lebih cepat dari kontrak kerja. Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar Mapoli pun bisa berkendara dengan mulus, tidak lagi melintasi jalan alternatif yang berbatu dan juga licin saat dilintasi.
Salah satu pengendara, Indah Puji Mulyani, bersyukur dengan dibukanya kembali jembatan itu.
"Jalan jadi lebih, lebih nyaman, tidak berdebu dan takut jatuh," tuturnya.
Hal senada disampaikan salah guru TK Aisyiyah Bakunase, Novi Wahyuni.
"Alhamdulillah jembatannya sudah bisa kita lalui. Karena selama ini saya melewati jalan tanjakan di tanah putih sangat menyiksa dan takut sekali mau lewati jalan itu. Sampai-sampai harus menahan napas, karena debunya luar biasa banyak," katannya.
Salah seorang warga, Opa Daly mengaku senang dengan selesainya pembangunan jembatan baru Mapoli tersebut.
"Saya senang jembatan sudah bagus, kita tidak putar jauh lagi kalau jalan," katanya.*