Breaking News:

Opini Pos Kupang

Risiko Bencana Bantuan Sosial

Bantuan sosial ( Bansos) penanganan wabah Covid-19 telah dan akan terus disalurkan ke masyarakat

Risiko Bencana Bantuan Sosial
Dok
Logo Pos Kupang

Oleh Lasarus Jehamat, Dosen Sosiologi Fisip Undana Kupang

POS-KUPANG.COM - Bantuan sosial ( Bansos) penanganan wabah Covid-19 telah dan akan terus disalurkan ke masyarakat. Sejalan dengan program normal baru, bantuan tersebut berpeluang disalahhgunakan oleh beberapa oknum di lapangan.

Di beberapa daerah, riak penyalahgunaan wewenang mulai terlihat. Pembakaran kantor desa, konflik horizontal karena absen mendapatkan bantuan, dan fenomena lain menarik didalami.

Yang tak kalah menarik ialah politisasi dan mismanajemen bantuan sosial. Di banyak kasus, beberapa politisi sibuk membagikan bantuan dengan disertai macam-macam embel-embel politis.

Angin Segar dari Dana BOS

Data menunjukkan, 59,4 persen masyarakat mengatakan pengawasan pihak terkait berkaitan dengan penyalahgunaan dana bantuan sosial Covid-19 belum optimal, 9,4 persen menjawab sudah optimal, dan 31,2 persen menyebut tidak tahu (Kompas, 11 Mei 2020).

Di beberapa tempat, elite politik malah memakai wewenang dan otoritas untuk tujuan kampanye dalam langgam kebijakan daerah. Payah memang. Elite yang bersangkutan menggunakan berbagai kebijakan untuk tujuan politik. Di ruang seperti itu, fasilitas negara dipakai untuk tujuan pencapaian maksud pribadi dan misi individu. Di situ muncul apa yang disebut politisasi bantuan.

Fakta lainnya, bantuan sosial diurus dan diatur oleh satu dua kelompok yang memiliki hubungan dengan kepala daerah. Implikasinya, yang mendapatkan bantuan ialah orang-orang yang dianggap klik dan kelompoknya sendiri.

Politik dan Manajemen Bencana

Realitas hiruk-pikuk pembagian Bansos di lapangan oleh elite politik dan elite kekuasaan di lapangan hanya dapat dijelaskan sejauh memahami patron-klien politik.

Astaga 205 Siswa SMA Karanu Sumba Barat Belum Miliki Smartphone, Bagaimana Belajar Online Bisa Jalan

Edward Spinall (2014) mendefinisikan patronase sebagai relasi politik yang mengandalkan uang, barang, kebijakan politik, atau peluang ekonomi yang didistribusikan demi mendapatkan dukungan politik.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved