Menuju Zona Hijau, Siswa Akan Kembali Masuk Sekolah? Simak Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan
Sejak belum ada lagi warga Kota Kupang terkonfirmasi Covid-19, Kota Kupang berstatus nol positif dan menuju zona hijau
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sejak belum ada lagi warga Kota Kupang terkonfirmasi Covid-19, Kota Kupang berstatus nol positif dan menuju zona hijau. Dalam situasi ini maka para siswa khususnya Paud/TK, SD dan SMP akankah bisa belajar di sekolah?
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (6/8/2020), mengatakan Dinas Pendidikan tengah mengkaji situasi Kota Kupang.
Menurut instruksi empat menteri bila zona hijau pelaksanaan kegiatan belaajr mengajar di sekolah maka harus ada persetujuan pemerintah daerah baik Wali Kota maupun Bupati.]
• SPSI NTT Minta Kejelasan Klasifikasi Pekerja dan Sumber Dana
Kemudian, Dinas harus memastikan bahwa semua sekolah sudah mempersiapkan protokol kesehatan secara baik dan sekolah akan mengumpulkan orangtua untuk membuat pernyataan tertulis bahwa mereka siap untuk menyekolahlan kembali anaknya di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dimana, kata Dumul, akan diatur 50 persen sekolah pagi dan 50 persen sekolah siang. Kelas 1 dan Kelas 6 nantinya akan sekolah setiap hari, karena kelas 1 masa perkenalan dan kelas 6 persiapan ujian dengan dobel shift.
• Sil Joni: Pemerintah Pusat Tidak Cinta Komodo yang Ada di TNK
Sedangkan kelas lainnya bisa tiga atau empat kali seminggu masuk sekolah dan yang lainnya bisa dari rumah. Semua itu akan diatur.
"Kita tetap berupaya belajar semaksimal mungkin tapi dengan tidak menimbulkan klaster baru," tuturnya.
Ini yang sementara dipersiapkan, bila sudah selesai maka akan diunggah ke Dapodik. Jika diberikan tanda hijau atau diperbolehkan barulah bisa melaksanakan proses KBM di sekolah.
"Dalam minggu depan kajian akan disampaikan ke Wali Kota sekaligus mohon diijinkan untuk itu," tuturnya.
Ia mengaku memang berdasarkan informasi dari Protokol Pemerintah Kota Kupang, Kupang menuju ke zona hijau tapi belum zona hijau dengan pertimbangan bahwa pertumbuhan yang terpapar sangat lamban dan berangsur tidak ditemukan.
"Mudahan-mudahan tidak ada yang muncul corona lagi. Semoga kondisi yang sekarang berlanjut, sehingga pak wali bisa mengijinkan," tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, masih dalam tahap persiapan. Tapi proses belajar mengajar tetap berjalan secara daring atau pun luring di rumah-rumah penduduk.
Orangtua tentunya, kata Dumul resah dan gelisah karena siswa tidak masuk sekolah dan harus belajar secara daring di rumah.
"Tapi mari kita bertahan dulu. Ada jalan keluar lain bagi orangtua yang dua-duanya bekerja. Itu bisa disampaikan ke sekolah dan minta proses belajar mengajar setelah pulang kantor. Jadi harus fleksibel dan harus ada yang mengalah," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)