News
Kemarau Mulai Melanda NTT, Sumba Timur Rawan Kebakaran Hutan, Mikail Jakalaki: Kami Aktifkan Posko
BPBD Kabupaten Sumba Timur segera mengaktifkan posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Oby Lewanmeru
POS KUPANG, COM, WAINGAPU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur segera mengaktifkan posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Posko yang diaktifkan ini difokuskan di kecamatan dan desa/kelurahan.
Hal ini disampaikan Kepala BPBD Sumba Timur, Mikail Jakalaki, Minggu (2/8).
Menurut Mikail, saat ini di Sumba Timur mulai mengalami musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. "Kita akan mengaktifkan posko yang ada di kecamatan dan desa/kelurahan," ujar Mikail.
Dijelaskannya, ada sekitar belasan titik rawan kebakaran hutan dan lahan di Sumba Timur. Posko penanganan yang menjadi prioritas dan diaktifkan sehingga informasi mengenai kebakaran bisa up date setiap saat.
"Untuk kebakaran hutan dan lahan, telah diprogramkan tahun ini juga, hanya karena adanya Pandemi Covid-19 ini sehingga kita masih fokus di Covid-19," katanya.
Dikatakannya, saat ini ada beberapa titik hot spot sesuai dengan data dari BMKG.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda Waingapu, Elias Limahelu mengatakan, ada sekitar 30 titik sebaran hot spot di Sumba Timur. Kejadian titik panas paling banyak terjadi di Kecamatan Lewa.
Elias mengimbau agar masyarakat tidak membakar lahan untuk menghindari kerusakan lahan dan timbulnya asap yang dapat mengganggu kesehatan dan pernafasan. *