Idul Adha 2020

Simak, Pedoman Terlengkap Tata Cara Sholat Idul Adha 2020 Jangan Sampai Keliru!

Simak, Pedoman Terlengkap Tata Cara Sholat Idul Adha 2020 Jangan Sampai Keliru!

Editor: maria anitoda
Indian Express
Simak, Pedoman Terlengkap Tata Cara Sholat Idul Adha 2020 Jangan Sampai Keliru! 

POS-KUPANG.COM - Simak, Pedoman Terlengkap Tata Cara Sholat Idul Adha 2020 Jangan Sampai Keliru!

Salah satu momen yang dinantikan di hari raya Kurban adalah sholat Idul Adha di masjid atau di tanah lapang.

Selain melaksanakan salat sunnah Idul Adha 2020, momen itu juga dimanfaatkan umat Muslim untuk saling bermaafan satu sama lain.

Marius Jelamu Pastikan Gubernur Laiskodat Akan Realisasikan Janjinya Bangun Jalan ke Lamalera

Bantah Terlibat Prostitusi Online, Vernita Syabilla: Saat Diamankan Saya Masih Utuh Berpakaian

Jaksa Agung Mutasi 4 Kajari

Bagi yang akan melaksanakan salat Idul Adha namun belum begitu lancar tentang tata caranya berikut paduan lengkap salat Idul Adha  dikutip dari Tribunnews.com:

1. Niat

Adapun niat sholat Idul Adha 2020 menjadi rukun yang harus dilakukan.

Niat merupakan itikad tanpa ragu untuk melaksanakan sebuah perbuatan.

Meskipun niat menjadi urusan dalam hati, melafalkannya akan membantu seseorang untuk menegaskan niat tersebut.

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat sholat Sunnah Idul Adha dua raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

2. Takbiratul Ihram

Setelah takbiratul ihram yakni membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan membaca takbir sebanyak tujuh kali di rakaat pertama.

Di antara takbir tersebut, terdapat bacaan khusus.

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Bisa juga membaca:

Marius Jelamu Pastikan Gubernur Laiskodat Akan Realisasikan Janjinya Bangun Jalan ke Lamalera

Bantah Terlibat Prostitusi Online, Vernita Syabilla: Saat Diamankan Saya Masih Utuh Berpakaian

Dewi Susiana Masih Buron

Krisdayanti Curhat: Saya Jadi Anggota DPR RI Berkat Raul Lemos, Tanpa Dia Saya Bukan Siapa-Siapa!

Persik Kediri Tanpa Paulo Sitanggang di Lanjutan Liga 1 2020, Begini Kekuatannya INFO

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar".

3. Salat seperti biasa

Setelah itu, umast Islam yang melaksanakan sholat Idul Adha melakukan shalat seperti biasa

Diawali dengan membaca surat Al Fatihah dan lanjutkan dnegan surat lainnya.

Disunnahkan untuk membaca surat Qof, Al- Qomar, Al- A'la, atau surat Al-Gosiyah.

Kemudian dilanjutkan dengan ruku', sujud, duduk di antara dua sujud dan seterusnya.

4. Takbir 5 kali di rakaat kedua

Pada rakaat kedua, umat Islam wajib membaca takbir sebanyak lima kali.

Bacaan khusus sama seperti pada rakaat pertama.

Pada rakaat kedua, umat Islam dianjurkan untuk membaca surat Al-Ghasyiyah.

Shalat kemudian dilanjutkan seperti biasa dan diakhiri dengan mengucap salam.

5. Membaca takbir di awal khutbah

Setelah salam, disarankan untuk tidak bergegas pulang.

Umat Islam dianjurkan untuk mendengarkan khutbah terlebih dahullu hingga selesai.

Di awal khutbah pertama disunnahkan membaca takbir 9 kali secara berkesinambungan.

Sementara pada khutbah kedua, disunnahkan membaca takbir sebanyak 7 kali.

* Amalan-Amalan yang Baik Dilaksanakan di Hari Raya Idul Adha 2020

1. Mandi besar

Marius Jelamu Pastikan Gubernur Laiskodat Akan Realisasikan Janjinya Bangun Jalan ke Lamalera

Bantah Terlibat Prostitusi Online, Vernita Syabilla: Saat Diamankan Saya Masih Utuh Berpakaian

Jaksa Agung Mutasi 4 Kajari

Persik Kediri Tanpa Paulo Sitanggang di Lanjutan Liga 1 2020, Begini Kekuatannya INFO

Dari Nafi’, beliau mengatakan bahwa Ibnu Umar radliallahu ‘anhuma mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat ke lapangan. (HR. Malik dan asy-Syafi’i dan sanadnya shahih)

Dibolehkan untuk memulai mandi hari raya sebelum atau sesudah subuh.

Ini adalah pendapat yang kuat dalam Madzhab Syafi’i dan pendapat yang dinukil dari Imam Ahmad.

2. Memakain wangi-wangian bagi pria

Dari Ibnu Abbas, bahwa pada suatu saat di hari Jumat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

"Sesungguhnya hari ini adalah hari raya yang Allah jadikan untuk kaum muslimin. Barangsiapa yang hadir jumatan, hendaknya dia mandi. Jika dia punya wewangian, hendaknya dia gunakan, dan kalian harus gosok gigi.” (HR. Ibn Majah dan dihasankan al-Albani)

3. Mengenakan pakaian yang paling bagus

Dari Ibnu Umar, beliau mengatakan: Umar bin Khathab pernah mengambil jubah dari sutra yang dibeli di pasar. Kemudian dia datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Ya Rasulullah, saya membeli ini, sehingga engkau bisa berhias dengannya ketika hari raya dan ketika menyambut tamu. Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menolaknya karena baju itu terbuat dari sutra. (HR. Bukhari, Muslim, dan an-Nasa’i)

4. Tidak Makan Sampai Pulang dari salat Idul Adha

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berangkat menuju shalat Idul Fitri sampai beliau makan terlebih dahulu, dan ketika Idul Adha, beliau tidak makan sampai shalat dahulu. (HR. At Turmudzi, Ibn Majah, dan dishahihkan al-Albani)

5. Berjalan kaki ke lapangan dengan penuh ketenangan

Dari sa’d radliallahu ‘anhu, bahwa nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menuju lapangan dengan berjalan kaki dan beliau pulang juga dengan berjalan. (HR. Ibn majah dan dishahihkan al-Albani)

6. Mengambil jalan yang berbeda ketika pulang

Anjuran ini didasarkan pada kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah Muhamad SAW.

7. Mendengarkan khutbah setelah salat Ied

Mendengarkan khutbah setelah salat Id adalah sunah, ini didasarkan pada hadits shahih, bahwasanya Rasulullah bersabda:”Sesungguhnya kami berkhutbah, barang siapa yang mendengarkannyamaka duduklah dan barang siapa yang ingin pergi maka pergilah.”[H.R. Abu Dawud, An Nasai Dan Ibnu Majah]

9. Wanita haid tetap menuju ke lapangan

Krisdayanti Curhat: Saya Jadi Anggota DPR RI Berkat Raul Lemos, Tanpa Dia Saya Bukan Siapa-Siapa!

Panduan Sholat Idul Adha, Antisipasi Penularan Covid-19, Serta Tata Cara Shalat Idul Adha Lengkap

Ubah Warna Rambut Jadi Pirang, Penampilan Terbaru Pasha Ungu Jadi Sorotan, Ini Pembelaan Sang Musisi

Dari Ummu ‘Athiyah radliallahu ‘anha mengatakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk mengajak keluar gadis yang baru baligh, gadis-gadis pingitan, dan orang-orang haid untuk menghadiri shalat Idul Fitri dan Idul Adha…. Saya bertanya: Ya Rasulullah, ada yang tidak memiliki jilbab? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hendaknya saudarinya meminjamkan jilbabnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Saat wanita hendak menuju lapangan, diwajibkan mengenakan jilbab.

Itulah paduan cara sholat Idul Adha 2020 juga daftar amalan yang baik dilaksanakan di hari raya Kurban.

(Banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul https://banjarmasin.tribunnews.com/2019/08/10/paduan-lengkap-tata-cara-shalat-idul-adha-2019-cek-niat-sholat-idul-adha-hingga-salam?page=all

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved