Breaking News:

Berita Pemkab Belu

Raih WTP, Pemkab Belu Dapat Dana Insentif Rp 42 Miliar

Pemerintah Kabupaten Belu dimasa kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay dan Wakil Bupati J.T Ose Luan meraih opini Wajar Tanpa Pengecuali

POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Pelaksana Harian (Plh) Sekda Belu, Drs. Marsel Mau Meta 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA----Pemerintah Kabupaten Belu dimasa kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay dan Wakil Bupati J.T Ose Luan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dua tahun anggaran berturut-turut yakni 2018 dan 2019.

Atas kinerja tersebut, Pemkab Belu mendapat Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat tahun anggaran 2020 senilai Rp 42 M. Penambahan aggaraan dengan jumlah yang fantastik ini sangat membantu keuangan daerah Kabupaten Belu tahun 2020 karena sebagian besar anggaran sudah direalokasi dan refocusing untuk penanggulangan Covid-19.

Hal ini dikatakan Penjabat Sekda Belu, Marsel Mau Meta kepada wartawan, Selasa (28/7/2020). Dikatakannya, setelah meraih opini WTP dari BPK
atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019, Pemkab Belu mendapat dana insentif daerah (DID) senilai Rp 42 M.

"Kita ditolong dengan DID yang tadinya Rp 42 milyar tetapi karena Covid-19 dialihkan lagi sekitar 5 miliar, jadi tinggal 37 miliar,” ungkap Marsel Meta.

Marsel Meta mengungkapkan, jika saja Pemda Belu tidak meraih WTP maka kemungkinan tidak mendapatkan insentif dari pemerintah pusat senilai Rp. 42 M. Dengan adanya dana Rp 42 M ini, Pemkab Belu merasa tertolong disaat Pemkab mengalami defisit anggaran akibat dampak Covid-19 serta bersamaan dengan penyelenggaraan pilkada Belu 2020. Total anggaran hasil realokasi dan refocusing sebesar Rp 130 M.

“Kalau tidak ada DID bisa dibayangkan, Pam Pemilu butuh dana, kemudian Bawaslu butuh dana, KPU butuh dana, mau ambil uang dari mana. DAK kita sudah tidak ditransfer, DAU kita sudah dipotong karena refocusing dari Pemerintah Pusat akibat PMK 35,” beber Marsel Meta.

Sambung Marsel Meta, Pemkab Belu juga mendapat DID sebesar 2 M setelah menang Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 tahun 2020 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ditanya terkait penggunaan DID sebesar Rp. 42 M tersebut, Marsel Meta menjelaskan, dana itu dimanfaatkan untuk pembangunan kesehatan fiscal dan pengelolaan keuangan daerah Rp 26 M lebih, pelayanan dasar public bidang pendidikan Rp 9,5 M lebih dan kategori pelayanan umum pemerintahan sebesar Rp 1 M lebih. (jen).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved