Covid 19

WVI Ende Bagikan 2000 Buku untuk Anak-anak Selama Pandemi Covid-19

Wahana Visi Indonesia ( WVI) Area Program Kabupaten Ende telah membagikan sebanyak 2.000 buku untuk anak-anak. Covid-19.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Apolonia Matilde
Laus Markus Goti
Penyerahan buku oleh staf WVI, Wilhelmina Seniwati 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM|ENDE - Wahana Visi Indonesia ( WVI) Area Program Kabupaten Ende telah membagikan sebanyak 2.000 buku untuk anak-anak selama pandemi Covid-19.

Pembagian buku tersebut sebagai wujud kepedulian WVI kepada dunia pendidikan mengingat aktivitas belajar anak-anak selama pandemi Covid-19 dilaksanakan dari rumah secara virtual.

Ketua WVI Area Program Ende, Abner Sembong, kepada Pos Kupang usai mengikuti pertemuan virtual perayaan Hari Anak Nasional Kabupaten Ende, Senin (27/7), mengatakan, pembagian buku menyasar anak TK, SD dan SMP.

Dulu Harganya Selangit, Mobil Sedan Ini Sekarang Cuma Dihargai Rp 100 Jutaan Saja, Minat?

Menurutnya, di Kabupaten Ende selama pandemi Covid-19 aktivitas belajar ada yang secara daring maupun luring mengingat ada wilayah tertentu yang terkendala sarana dan prasarana misalnya jaringan internet, handphone atau televisi.

Dia mengatakan, untuk anak TK dan SD dibagikan buku cerita sementara anak SMP mendapat buku tentang Covid-19 dan bagaimana pencegahan penyebarannya.

"Pada intinya mereka punya bahan untuk baca, belajar di rumah. Untuk SMP kita edukasi lewat buku mengenai Covid-19," ungkapnya.

Warga Keluhkan Jln Simpang Pede 2 yang Berdebu Tebal Bak Kabut

Mengenai perayaan Hari Anak Nasional, Abner mengatakan, merupakan momen bagi semua pihak untuk kembali mengingat anak merupakan aset berharga bagi bangsa dan negara.

Oleh karena itu, katanya, mesti dipastikan bahwa hak anak dipenuhi.

Bupati Ende, Djafar Achmad, dalam pertemuan tersebut meminta para orangtua dan guru agar menjadikan anak-anak sebagai sahabat.

Hal itu disampaikan Bupati Djafar melalui sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Fransisco Versailes.

Djafar mengatakan, akibat pandemi Covid-19 aktivitas anak-anak khususnya yang bersekolah sangat terganggu.

"Kalian tidak bisa pergi ke sekolah bertemu teman dan guru, semua aktivitas dibatasi," katanya.

3 Kiat Anies Baswedan Beli Hewan Kurban untuk Mencegah Penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta

Djafar mengingatkan anak-anak tidak boleh patah semangat.

Menurutnya, situasi pandemi Covid-19 saat ini melatih anak-anak, kuat, tangguh dan bertanggung jawab sehingga kelak menjadi pribadi-pribadi yang hebat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved