LCS Makin Tegang, Angkatan Udara Tembakan Rudal, Siap Lumatkan Kapal Induk Amerika, bakal Perang?

Kapal induk Amerika bersama gugus tempur termasuk pesawat-pesawat tempur dan drone Amerika kerap memprovokasi militer China, namun upaya tidak juga m

Editor: Alfred Dama
Reuters via Kontan.co.id
Ilustrasi pesawat pembom H-6 Angkatan Udara China PLA terbang dekat Pesawat Tempur F-16 Taiwan pada foto selebaran 10 Februari 2020. 

LCS Makin Tegang, Angkatan Udara Tembakan Rudal, Siap Lumatkan Kapal Induk Amerika, bakal Perang?

POS KUPANG.COM -- China yang mengklaim 90 persen Laut China Selatan mulai menunjukan taringnnya terhadap kapal-kapal perang Amerika termasuk kapal induk dan kapal selam

Kapal induk Amerika bersama gugus tempur termasuk pesawat-pesawat tempur dan drone Amerika kerap memprovokasi militer China, namun upaya  tidak juga membuat China terpengaruh

Namun kali ini, China mulai gerah sehingga Angkatan Udara negeri panda itu mulai melakukan tembakan rudak langsung

Latihan penembakan objek yang bergerak di lautan diyakini untuk bersiap menghdapi kapal induk Amerika yang terus bergerak di lautan

Diketahui Angkatan udara Tiongkok mengadakan latihan tembakan langsung dan mengirim lebih banyak jet tempur ke pangkalannya di Pulau Woody yang disengketakan di Laut Cina Selatan pekan lalu.

Hal ini dilakukan saat Angkatan Laut AS meningkatkan latihan dan kebebasan operasi navigasi di wilayah tersebut.

DATA Terkini Corona Indonesia, Rabu 22 Juli 91.751 Kasus,4.459 meninggal, Fase Bahaya Juli-September

Siap Perang, 4 Jet Tempur Tak Bikin Amerika Mundur, China Kirim Pesawat Pembom Sasar Kapal Induk

Dosen Bejat, Modus Bimbingan Skripsi Ajak Mahasiswi Berhubugan Badan, Diskors 5 Tahun Tak Mengajar

Krisdayanti Belum Restui Aurel Dipinang Atta Halilintar, Paranormal Ungkap Ketakutan Eks Anang

Perang China vs Taiwan Makin Terbuka, Negeri Tirai Bambu Tingkatkan Ancaman, Taipe Siaga

Ayu Ting Ting Ngamuk Besar Gegara Dituduh Akan Tikung Aurel Hermansyah Rebut Atta Halilintar

Melansir South China Morning Post yang mengutip Radio Nasional China yang dikelola pemerintah melaporkan pada hari Minggu, Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat ( PLA ) melakukan latihan pada hari Rabu dan Kamis pekan lalu, dengan lebih dari 3.000 rudal ditembakkan ke sasaran yang bergerak di laut. Tidak disebutkan di mana di Laut Cina Selatan latihan diadakan.

Dua kapal perang jenis Destroyer milik China saat melakukan latihan.
Dua kapal perang jenis Destroyer milik China saat melakukan latihan. (via Kontan.co.id)

Baca Juga: Hubungan dengan AS makin berkobar, kini China mulai merayu Vietnam

Sementara itu, sejumlah foto dari latihan yang diposting di situs web penyiaran negara CCTV menunjukkan mereka melibatkan pembom JH-7 dan jet tempur J-11B.

Itu terjadi setelah Washington pekan lalu secara resmi menolak sebagian besar klaim kelautan Beijing yang ekspansif di Laut China Selatan yang strategis dan kaya sumber daya, yang dilalui oleh sepertiga pelayaran global, dan sebagian wilayah juga diklaim oleh Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei dan Taiwan. 

Pernyataan Amerika yang lebih keras telah memperburuk ketegangan antara kedua negara adikuasa. Para pakar militer China mengatakan hal itu dapat mendorong PLA untuk melakukan latihan yang lebih sering dilakukan di wilayah tersebut.

Komentator militer yang bermarkas di Hong Kong , Song Zhongping mengatakan latihan itu ditujukan untuk mengirim peringatan kepada Angkatan Laut AS atas patroli baru-baru ini di daerah itu, ketika pembom itu dirancang untuk menyerang kapal perang di laut.

"China juga telah mengembangkan bomber lain, J-16, yang lebih kuat daripada JH-7," kata Song. 

Dia menambahkan bahwa ia memprediksi PLA akan mengirim jet tempur lebih banyak ke wilayah itu untuk latihan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved