Masuk "New Normal" Pengelola Penginapan di Ngada Ikut Pelatihan Manajemen Homestay
Sejumlah pengelola penginapan di Kabupaten Ngada mengikuti pelatihan manajemen homestay dalam menghadapi new normal
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Sejumlah pengelola penginapan di Kabupaten Ngada mengikuti pelatihan manajemen homestay dalam menghadapi new normal atau tatanan normal baru.
Siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM, Senin (20/7/2020) malam menjelaskan kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari sejak Selasa (14/2020) hingga Jumat (17/7/2020) bertempat di Aula Hotel Edelweis Bajawa.
Bupati Ngada Paulus Soliwoa mengatakan Pemerintah Kabupaten Ngada secara resmi telah membuka kembali aktifitas pariwisata di daerah ini, meskipun masih dalam masa pandemi Corona.
• Optimis Raih WTP BPK, Pemkot Kupang Kerja Keras Tata dan Data Aset
Dampak covid 19 sangat dirasakan oleh semua pelaku usaha termasuk di bidang jasa usaha pariwisata, lendapatan di bidang ini terhenti total akibat dampak corona virus.
Bupati Soliwoa mengatakan meskipun sudah dibuka kembali namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.
• UPDATE Corona Manggarai: Jumlah Pelaku Perjalanan Capai 4.795 Orang
"Terhadap hal ini, melalui kebijakan pemerintah pusat dengan pemberlakuan new normal dan kebijakan lokal, Pemerintah Kabupaten Ngada membuka kembali semua aktifitas di bidang pariwisata, sehingga geliat ekonomi bidang pariwisata bisa hidup kembali. Namun demikian, saya sangat berharap agar dalam seluruh kegiatan pariwisata di daerah ini, protokol kesehatan harus tetap diperhatikan diantaranya pake masker, cuci tangan dan jaga jarak," ujarnya.
Selain itu kata dia, Kabupaten Ngada saat ini merupakan salah satu destinasi unggulan bidang pariwisata. Oleh karena itu, kepada semua pelaku pariwisata di daerah ini, dirinya menghimbau agar terus melakukan perbaikan terutama pada kualitas pelayanannya.
Hal ini dimaksudkan agar seluruh jasa pariwisata yang ditawarkan akan mendapat tempat yang baik di mata tamu dan pengunjung. Kepuasan wisatawan, pengunjung dan para tamu, memiliki dampak ganda bagi pengembangan pariwisata di daerah kita.
Ia mengatakan Kabupaten Ngada saat ini merupakan salah satu destinasi unggulan bidang pariwisata. Berbagai obyek dan potensi wisata di daerah ini telah terkenal tidak hanya di dalam negeri tetapi sudah menembus dunia internasional.
Kabupaten Ngada juga terkenal dengan alam yang indah mempesona, keragaman adat-istiadat, tradisi, seni dan budaya yang menjadi modal utama dalam memajukan pariwisata di daerah ini.
Namun demikian, untuk memajukan sektor pariwisata terutama dalam memperkenalkan potensi wisata di daerah kita, Pemerintah daerah sungguh menyadari bahwa hal ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik itu lembaga swasta, masyarakat dan lebih khususnya masyarakat pelaku pariwisata.
"Saya menyadari keberadaan usaha jasa homestay bidang pariwisata telah sangat membantu pemerintah daerah untuk memajukan sektor pariwisata di daerah ini. Dan untuk terus mendukung dan memajukan sektor ini, tentu sangat diperlukan kerja sama antara pemerintah dan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pariwiata, terutama dalam melakukan promosi potensi-potensi wisata di daerah kita,"katanya.
Ia juga mengatakan pemerintah Kabupaten Ngada telah menetapkan fokus pembangunan kedepan pada bidang pertanian dan pariwisata.
Untuk mendukung hal ini, kesiapan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pariwisata menjadi asset yang berharga yang perlu disiapkan sedini mungkin dalam memajukan sektor pariwisata.
Oleh karena itu, para pelaku pariwisata mesti terus membekali diri dengan ketrampilan dan keahlian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada wisatawan.