Breaking News:

Optimis Raih WTP BPK, Pemkot Kupang Kerja Keras Tata dan Data Aset

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Elvianus Wairata, mengungkapkan Pemerintah Kota Kupang optimis raih WTP BPK RI

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Penjabat Sekda, Elvianus Wairata tengah memimpin rapat dengan beberapa OPD di ruang kerjanya, Senin (20/7/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang Elvianus Wairata, mengungkapkan Pemerintah Kota Kupang sampai saat ini masih tetap optimis untuk mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) dari BPK RI  wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT).

Elly begitu dirinya kerap disapa menyampaikan ada beberapa hal yang telah berhasil dikerjakan yaitu penataan dan pendataan aset tanah milik pemerintah, irigasi, air, jaringan dan jalan. Semuanya itu sudah selesai.

UPDATE Corona Manggarai: Jumlah Pelaku Perjalanan Capai 4.795 Orang

Kata Elly, pemerintah bekerja dengan sangat keras dan waktu yang ditempuh hanya selama enam bulan.

"Dan kami tetap optimis akan mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan," ujarnya.

Sementara, kata Elly, untuk aset kendaraan bergerak yang masih sebagian kecil dan kebanyakan aset kendaraan tersebut pengeluaran tahun 2005, 2006 sehingga untuk pendataannya masih dilakukan penelusuran lebih jauh.

Fraksi Partai Golkar DPRD Sumba Timur Soroti Soal Kemiskinan di Sumba Timur

"Selain itu ada pula kendaraannya rusak dan tidak dilaporkan sehingga pendataannya masih terus dilakukan tetapi itu hanya sebagian kecil saja sementara sebagian besar sudah didata," ujarnyq.

Lanjutnya, seharusnya masa penyerahan kepada BPK itu berakhir pada 17 Juli. Tetapi pemerintah kota Kupang meminta agar waktunya diperpanjang sampai 25 Juli dalam rangka untuk melengkapi yang masih kurang. Untuk itu strategi yang digunakan pemerintah kota Kupang adalah dengan membuat tim atau kelompok kerja dari semua OPD yang ada untuk mempercepat. Misalnya tentang masalah aset maka badan keuangan inspektorat dan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang menjadi timnya. Sementara untuk aset kendaraan bergerak tim kerjanya rektorat badan aset dan juga bagian umum.

"Pemerintah terus mengupayakan agar hasilnya dapat segera diserahkan kepada BPK. Kami juga melakukan evaluasi setiap hari untuk melihat progres dan perkembangan yang sudah dicapai," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved