Breaking News:

Salam Pos Kupang

Waspadai Investasi Bodong

Tekanan ekonomi saat ini menyebabkan masyarakat sangat mudah tergiur untuk mengikuti investasi bodong karena tawaran instan yang menggiurkan

Waspadai Investasi Bodong
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - Tekanan ekonomi saat ini menyebabkan masyarakat sangat mudah tergiur untuk mengikuti investasi bodong karena tawaran instan yang menggiurkan melalui media sosial.

Mengapa masyarakat mudah tergoda bahkan tertipu dengan rayuan investasi bodong yang sering dimainkan oknum tertentu? Hal ini karena masyarakat belum memahami dan mengerti terkait investasi dan tergiur dengan rayuan pengelola investasi.

Selain itu, upaya meyakinkan warga dengan berbagai promosi dan janji-janji melalui medsos sangat menggiurkan. Singkatnya, yang mau ikut bisa kaya dalam waktu singkat.

Prasyarat Bagi Lahirnya Episentrum Baru Peradaban di NTT

Hal ini tentu membuat masyarakat tertarik untuk mengikuti arisan online yang muaranya merupakan investasi bodong. Sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga pemerintah pun tidak melakukan pemantauan terhadap jenis arisan online yang sudah marak bergerak di daerah ini.

Namun OJK dalam setiap kesempatan sosialisasi selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap investasi ilegal alias investasi bodong. Juga investasi yang belum memiliki izin operasional dan selalu memperhatikan aspek 2L, yakni Legal dan Logis dalam berivestasi.

SMPK Adisucipto Terima 128 Siswa Baru Sesuai Kapasitas Ruangan

Artinya, masyarakat agar selalu memperhatikan dan mengikuti investasi yang sudah memenuhi aspek dan syarat legal secara aturan hukum yang diterbitkan lembaga yang memiliki kewenangan terkait pemberian izin operasional. Juga aspek logis dalam artian bunga yang ditawarkan masuk akal dan logis.

Walau demikian, aspek izin dan logis dalam pemberian bunga ternyata menutup akal sehat warga karena begitu gencarnya promosi dari para pengelola investasi bodong dan arisan online bodong. Apalagi tawaran keuntungannya luar biasa dalam waktu singkat dengan mekanisme yang instan.

Dengan adanya berbagai kasus investasi bodong yang dialami masyarakat, khususnya melalui arisan online, kita tentunya berharap agar ke depan masyarakat lebih berhati-hati dalam berinverasi. Jika ingin berinvestasi, agar menanamkan modalnya pada lembaga keuangan resmi sesuai regulasi yang ada.

Idealnya, jika masyarakat ingin melakukan investasi keuangan, sebaiknya bisa melakukan konsultasi ke pihak OJK, atau minimal bisa membuka serta menyimak penjelasan resmi di website OJK.

Hal ini dimaksud agar dalam berinvestasi masyarakat bisa menanamkan keuangannya pada lembaga jasa keuangan resmi.

Juga, masyarakat dalam berinvestasi modalnya, bisa terlebih dahulu membuka profil lembaga atau perusahaan jasa keuangan yang menawarkan investasi keuangan. Hal ini agar yang diinvestasikan aman.

Jika profil lembaga keuangan tersebut benar dan memenuhi syarat ketentuan yang berlaku maka masyarakat bisa menanamkan modalnya untuk berivestasi di lembaga jasa keuangan dimaksud.

Namun jika meragukan maka sebaiknya abaikan saja tawaran dari perusahaan investasi atau orang yang menawarkan investasi tersebut. Kita berharap pemerintah melalui lembaga berwenang ikut mengawasi sepak terjang lembaga investasi yang beroperasi di NTT. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved