Update Corona Sumba Timur - 92 OTG Masih Dalam Pemantauan

Sebanyak 92 Orang Tanpa Gejala ( OTG) di Kabupaten Sumba Timur masih dalam pemantauan.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Petugas sedang menyemprot disinfektan terhadap barang penumpang yang tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu, Sumba Timur, Kamis (16/7/2020). 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU- Sebanyak 92 Orang Tanpa Gejala ( OTG) di Kabupaten Sumba Timur masih dalam pemantauan. Sampai saat ini total OTG di Sumba Timur sebanyak 221 orang.

Data dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Kamis (16/7/2020), total OTG di Sumba Timur sebanyak 221 orang.

Dari jumlah itu, 129 OTG dinyatakan telah selesai dipantau dan masih ada 92 orang dalam masa pemantauan.

Pemerintah Cek Kesiapan Sekolah di Belu

Pelaku perjalanan sebanyak 7.173 orang dan 5.822 telah selesai karantina mandiri dan 1.315 orang masih melakukan karantina mandiri.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan ( ODP) sebanyak 200 orang, 181 orang telah selesai dipantau dan 19 orang masih dalam pemantauan.

Kasat Reskrim Polres TTU Sebut Pelaku Curanmor Jual Motor hasil Curian ke Timor Leste

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak empat orang dan keempatnya sudah selesai dipantau.

Pasien positif Covid-19 di Sumba Timur berjumlah 12 orang, sembilan orang dinyatakan sembuh dan tiga orang masih dalam perawatan di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

Sampel swab yang dikirim untuk diperiksa PCR di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof.WZ.Johannes Kupang sebanyak 454 sampel.

Hasil laboratorium, 21 sampel dinyatakan positif dan 341 sampel swab terkonfirmasi negatif.

Sedangkan 92 sampel belum ada hasil pemeriksaan.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy,S.H,M.Si mengatakan, dalam era new normal ini pemerintah tetap melakukan pengawasan terhadap semua pelaku perjalanan.

"Memang jika bepergian di saat sekarang terutama dengan pesawat terbang, maka butuh waktu karena di setiap bandara akan ada pemeriksaan dokumen kesehatan. Ada yang melalui aplikasi online dan ada juga yang dengan dokumen fisik," kata Domu.

Sekda Sumba Timur ini tetap mengimbau masyarakat Sumba Timur supaya tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh WHO dan juga dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.

"Kita minta semua masyarakat agar taat terhadap protokol kesehatan, terutama pakai masker, selalu cuci tangan dan jaga jarak," katanya. (Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved