Ahok Optimis Mampu Membawa Pertamina Menjadi Perusahaan Minyak Kelas Dunia, Benarkah? Simak Di Sini!
"Pak Ahok itu akan sangat bagus mengawasi Pertamina karena Pertamina sumber kekacauan paling banyak itu. Biar saja di situ," ujar Luhut di kantornya.
Ahok Optimis Mampu Membawa Pertamina Menjadi Perusahaan Minyak Kelas Dunia, Benarkah? Simak Di Sini!
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meyakini mampu membawa PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan minyak kelas dunia.
Saat ini Ahok merupakan Komisaris Utama Pertamina di perusahaan minyak pelat merah tersebut.
"Saya yakin dengan kekompakan serta kerja sama, serta ridho Tuhan bisa membawa Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia" tulis Ahok di akun Twitter pribadinya, @basuki_btp yang dikutip Kompas.com.
"Tantangan ke depan pasti banyak, tapi tantangan ini adalah
peluang & menjadi pengingat bahwa kita perlu bekerja sama dengan baik."
• Presiden Jokowi Ingin Bubarkan 18 Lembaga, Refli Harun Minta BPIP Nomor Satu, Ini Alasannya!
• Hana Hanifah Dibayar Pria Hidung Belang Rp 20 Juta, Status Pacar Kris Hatta Hanya Saksi
• Peduli Covid-19, Melki Laka Lena Bantu APD Untuk Tenaga Medis di Labuan Bajo
"Saya yakin dengan kekompakan serta kerja sama, serta ridho Tuhan, bisa membawa Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia."
Ahok menjelaskan, ke depannya tantangan Pertamina semakin besar. Kendati begitu, dengan kekompakan bisa membawa perseroannya berbicara banyak di dunia internasional.
"Tapi tantangan ini adalah peluang & menjadi pengingat bahwa kita perlu bekerja sama dengan baik," kata Ahok.
Sebelum mengungkap komitmen dan pandangannya tersebut, pemerintah menunjuk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina, menggantikan Tanri Abeng.
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) juga mengharapkan agar Ahok di Pertamina dapat melakukan pengawasan secara lebih baik.
Peran pengawasan tersebut sungguh diharapkan, agar rantai bisnis dari hulu hingga hilir efisien.
Selain itu turut berkontribusi untuk menekan defisit minyak dan gas.
"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah menekan defisit migas secara gradual. Itu harus menjadi perhatian bagi Ahok."
"Untuk itu, harus diperhatikan sisi hulu dan hilir," ujar Peneliti Indef, Abra Talattov.
• Lepas Rumah Rp 35 M di Cinere, Anang dan Ashanty Buru Rumah Mewah Rp 60 M
• Jubir Covid-19 Sumba Barat, Masyarakat Sumba Barat Jangan Sepelekan Covid-19
• Demokrat Buka Pintu Raffi Ahmad Maju Pilkada Tangsel Bersama Anak Maruf Amin, Tanggapan Sang Artis?
