Sabtu, 30 Mei 2026

Maria Geong Optimistis Jadi Bupati Perempuan Pertama di Kabupaten Mabar

Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar) drh Maria Geong Ph.D dan Silverius Sukur, SP (Misi) menggelar ritual adat perutusan

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Bacalon Bupati Mabar, Drh Maria Geong, Ph.D saat membawakan sambutan usai ritual adat perutusan (Wuat Wa'i) di rumah Gendang Ranggu di Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Mabar, Senin (13/7/2020). 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Bakal Calon ( Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar) drh Maria Geong Ph.D dan Silverius Sukur, SP (Misi) menggelar ritual adat perutusan (Wuat Wa'i), Senin (13/7/2020).

Ritual adat Manggarai itu dilaksanakan di rumah Gendang Ranggu di Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Mabar.

Dalam sambutannya usai kegiatan tersebut, Maria Geong yang saat ini juga menjabat sebagai wakil Bupati Mabar optimis menjadi bupati perempuan pertama di kabupaten itu.

Update Covid-19 di Belu: Pelaku Perjalanan Berisiko Tersisa 115 Orang

"Sejak awal saya ke Manggarai Barat, saya adalah perempuan. Sebagai perempuan saya juga memiliki rasa takut, akan tetapi demi perempuan dan pembangunan bangsa, saya harus mengalahkan rasa takut saya," tegasnya.

Diakuinya, banyak pihak yang mempertanyakan terkait partai pendukung, sebab PDIP di DPRD Kabupaten Mabar memiliki 3 kursi dan syarat pencalonan harus memiliki dukungan 20 persen dari jumlah anggota di parlemen yakni 6 kursi, menjawab partai pendukung akan menjadi urusan partai.

Perkembangan Terkini Sebaran Hotspot di NTT

"Urusan Partai pendukung itu urusan PDIP di pusat. Tugas Saya mencari wakil dan lakukan konsolidasi keluarga. Dan Saya lakukan itu.
Di sini saya tegaskan saya sudah masuk dalam bursa calon dan sudah siap maju di Pilkada Mabar Desember mendatang. Siapa Partai itu nanti akan ada deklarasinya, dan saya pikir PDIP tidak sedang main-main, saya tegaskan sekali lagi, PDIP tidak main-main," kata Maria Geong disambut tepuk tangan para peserta kegiatan.

"Banyak yang bertanya soal Partai, jujur kalau hanya saya yang maju itu mustahil. Semua orang berfikir soal uang, saya tidak. Saya diberi mandat oleh PDIP dan komitment ini yang saya pegang" tambahnya.

Jika mendapatkan mandat untuk menjadi bupati, lanjut Maria, pihaknya akan membangun daerah dari segala lini baik desa, kota hingga pengembangan kelompok milenial yang dinilai sangat potensial sebagai aset daerah.

Selanjutnya, Maria Geong juga berharap dukungan dan yang diberikan bukan hanya saat kegiatan itu saja, namun hingga pencalonan dan pencoblosan.

Maria juga berpesan agar para pendukungnya tetap konsisten, loyal dan mendukungnya bersama Silverius Sukur.

"Saya tidak ada beban, saya harap semua yang mendukung saya bebas dari tekanan, karena Pemerintahan yang akan saya bangun adalah pemerintahan yang bebas dalam tekanan berdasarkan otonomi daerah," katanya.

Sementara itu, Silverius Sukur dalam sambutannya mengatakan, Wuat Wa'i yang dilakukan agar mendapatkan restu dari semua pihak dan secara adat-istiadat.

"Kami buat wuat wai karena kami merasa perjuangan sangat berat, maka kami memohon restu dari leluhur dan doa dari kita dan kekuatan dari Tuhan," ujarnya.

Anggota DPRD Mabar 4 periode ini menjelaskan, menjadi pemimpin daerah tersebut merupakan pekerjaan yang tidak gampang karena tanggung jawab yang diemban.

Sehingga pihaknya berharap dukungan penuh dari semua pihak yang hadir maupun seluruh masyarakat Kabupaten Mabar.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved