Breaking News:

News

Bangunan Puskesmas Siso Rusak Berat, Tunggu Waktu untuk Ambruk, Yusuf Persilakan Penegak Hukum Lidik

"Saya sedih lihat bangunan itu. Sebaiknya pihak penegak hukum masuk melakukan penyelidikan," ujar Yusuf, Sabtu (11/7).

Penulis: Dion Kota | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Nampak plafon salah satu ruangan Puskesmas Protaip Siso ambruk pasca dikerjakan 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota

POS KUPANG, COM, SOE - Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru, menyilakan penegak hukum menyelidiki kerusakan Puskesmas Siso, padahal umur bangunannya belum setahun pasca dikerjakan PT Kasih Sejati Perkasa yang menelan dana Rp 3,5 miliar.

"Saya sedih lihat bangunan itu. Sebaiknya pihak penegak hukum masuk melakukan penyelidikan," ujar Yusuf, Sabtu (11/7).

Yusuf menyebut kerusakan bangunan Puskesmas Protaip Siso merupakan kerusakan kontruksi. Ia menduga pekerjaan bangunan tersebut tidak sesuai RAB sehingga belum setahun sudah mengalami rusak berat.

"Ini kerja tidak sesuai RAB. Ini kerusakan kontruksi sehingga tidak bisa pakai sistem tambal sulam. Kalau dipaksa tambal sulam, hanya menunggu waktu untuk ambruk," tegasnya.

Ketua Pansus LKPj, Marthen Tualaka, mengatakan, kerusakan bangunan Puskesmas Protaip Siso sangatlah serius. Dia meminta dilakukan audit menyeluruh untuk mengetahui kelayakan bangunan tersebut. Dikhawatirkan sewaktu-waktu bangunan tersebut akan ambruk.

"Aduh, ini bangunan tahun 2019 kerja model apa sehingga rusak berat begini. Konsultan pengawas awasi bagaimana sehingga orang kerja tidak berkualitas begini," keluh Marthen.

Melihat kondisi bangunan yang sudah rusak berat, Marthen mendorong agar bangunan tersebut dirobohkan baru dibangun kembali. Pasalnya, kuat dugaan bangunan tersebut dikerjakan tak sesuai RAB. Jika kontraktor tidak bersedia membangun kembali, Marthen mendukung dibawa ke ranah hukum.

Kepala Puskesmas Siso, Elsina Napoe, mengaku, kerusakan bangunan Puskesmas Siso sudah berlangsung sejak Desember 2019.

Akibat kerusakan tersebut, pelayanan harus dipindahkan ke bangunan puskesmas lama, termasuk peralatan medis. "Jujur kami takut melakukan pelayanan dengan kondisi bangunan yang rusak seperti ini. Kami takut sewaktu-waktu ambruk," tuturnya. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved