Breaking News:

Salam Pos Kupang

Bukan Hanya Semau

Seminar Kajian Pengalihan Wilayah Administrasi Kecamatan Semau dan Kecamatan Semau Selatan dari Kabupaten Kupang ke Kota Kupang

Bukan Hanya Semau
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - DALAM forum Seminar Kajian Pengalihan Wilayah Administrasi Kecamatan Semau dan Kecamatan Semau Selatan dari Kabupaten Kupang ke Kota Kupang, di Ruang Fernandez Kantor Gubernur NTT, Rabu (8/7/2020) tim peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Cendana ( Undana) Kupang merekomendasikan Pulau Semau layak bergabung dengan Kota Kupang. Kalimat tambahan dari rekomendasi itu berbunyi: Pemerintah Provinsi NTT diminta untuk memproses lebih lanjut.

Hasil kajian dan rekomendasi dari tim peneliti LPPM Undana Kupang ini tentunya mendapat respon positif dari pihak-pihak yang selama ini menginginkan Semau secara administratif bergabung ke Kota Kupang.

Tapi pihak manakah yang ingin Semau bergabung ke Kota Kupang? Jawabannya memang belum jelas benar karena menurut pengakuan Bupati Kupang dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, belum ada aspirasi masyarakat Semau yang menginginkan mereka bergabung dengan Kota Kupang.

Investor : Landlord Atau Resources Owner

Secara geografis dan dilihat dari aspek aksesibilitas (kemudahan jangkauan), Semau memang lebih dekat dengan pusat pelayanan Kota Kupang dibandingkan ibukota Kabupaten Kupang di Oelamasi.

Dilihat dari aspek ini, Semau sebenarnya lebih layak bergabung dengan Kota Kupang ketimbang Kabupaten Kupang. Karena tujuan dari pemekaran sebetulnya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Artinya masyarakat yang membutuhkan pelayanan pemerintah akan lebih mudah mendapatkannya.

Begitu juga sebaliknya, pemerintah yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat juga akan lebih mudah jika letaknya lebih dekat dengan pusat pelayanan pemerintahan.

Kadis DLHK Kota Kupang: Tangkap Orang Buang Sampah Sembarangan

Tapi aspek geografis dan aksesibilitas ini hanya merupakan salah satu pertimbangan pemekaran atau penggabungan sebuah wilayah administratif. Masih banyak aspek lainnya yang menjadi pertimbangan.

Jika letak geografis dan aspek aksesibilitas menjadi salah satu pertimbangan, pertanyaan lanjutannya, mengapa hanya Semau yang menjadi obyek kajian LPPM Undana Kupang?

Jika mau jujur dengan sedikit mengambil pertimbangan letak geografis dan aspek aksesibilitas, sebetulnya bukan hanya Semau di Kabupaten Kupang yang layak bergabung dengan Pemerintah Kota Kupang. Wilayah Kecamatan Kupang Barat seluruhnya mulai dari Bolok hingga Tablolong layak bergabung dengan Kota Kupang.

Alasannya, jangkauan masyarakat dari wilayah tersebut ke Kota Kupang lebih dekat ketimbang harus ke Oelamasi Ibukota Kabupaten Kupang untuk mendapatkan pelayanan pemerintahnya. Jika harus ke Oelamasi, mereka juga harus melewati Kota Kupang. Biaya yang dikeluarkan untuk sampai di Oelamasi pun lebih besar ketimbang kalau mereka mendapatkan pelayanan di Kota Kupang.

Dua wilayah ini sebenarnya lebih tepat menjadi kajian LPPM Undana Kupang jika mempertimbangkan aspek geografis dan aksesibilitas. Tapi kalau kajian tim peneliti LPPM Undana Kupang hanya focus pada Semau, entahlah. Mungkin ada pertimbangan lain. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved