Breaking News:

Alo Mengaku Sedih Atas Peristiwa yang Menimpa Mereka

Informasi tersebut dari keluarga pemilik kapal di Tablolong melalui sambungan telepon selular.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Keluarga Maula Bulan, Alo Wangge, Selasa, 07/07/2020 

Alo Mengaku Sedih Atas Peristiwa yang Menimpa Mereka

POS-KUPANG. COM|KUPANG--Alo Wangge, (keluarga Maula Bulan) Keluarga korban Kapal Nelayan Kasih 25 yang tenggelam di Selat Pukuafu, mengaku sedih atas tragedi yang menimpa keluarga Maula Bulan.

"Sebagai keluarga dekat, kita sangat sedih dengan peristiwa ini. Tetapi kita mau buat apa lagi kalau memang sudah begitu kejadiaannya." ungkap Alo Wangge kepada POS-KUPANG. COM, Selasa, 07/07/2020.

Dikatakan Alo, menurut informasi yang ia terima, bahwa keluarga Maula Bulan bersama istri dan 3 anaknya pergi ke Rote menumpang kapal nelayan. Tujuan kepergian keluarga Maular Bulan adalah menghadiri pemakaman mertuanya.

"Sebelumnya kan kita pikir mereka dengan kapal Feri. Tetapi bilang mereka dengan kapal lampara. " ujarnya

Informasi tersebut juga, diperoleh Alo Wangge dari keluarga pemilik kapal di Tablolong melalui sambungan telepon selular.

Alo juga sempat ragu ketika Maula menginformasikan kepergian mereka ke Rote dengan menumpang kapal nelayan di Tablolong. Namun dirinya mengaku tidak bisa mengurungkan niat Maula.

Bupati Kodi Mete Buka Lokasi Wisata untuk Umum Dengan Pemberlakuan Protokol Kesehatan Ketat

TRIBUNWIKI : Pesona Pantai Ria Tempat Bung Karno Pertama Kali Injakan Kaki di Ende

Video-Tujuh Kamar Kos dan Satu Unit Bangunan Kios di Atambua Ludes Terbakar

"Saya sempat omong dalam hati, masa kamu ke Rote dengan anak kecil pakai kapal lampara bagaimana? Istri saya yang sempat ngomel-ngomel ke adiknya Maula itu."jelas Alo (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Oncy Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved