Nyali China Ciut, Mundur Teratur dari Perbatasan Setelah India Borong Jet Tempur SU 35 dan F 35
China belum mengakui adanya korban jiwa dari pihaknya, namun laporan yang tak dapat dikonfirmasi oleh media di India menyebutkan sedikitnya 40 tentara
Nyali China Ciut, Mundur Teratur dari Perbatasan Setelah India Borong Jet Tempur SU 35 dan F 35
POS KUPANG.COM -- Konflik India dan China di perbatasan kedua negara itu di Ladakh dan Himalaya Timur membuat kedua negara sama-sama memasang fasilitas militer untuk siap berperang memperebutkan wilayah itu.
India yang tak mau kalah lagi dalam perang perbatasan langsung bertundak cepat dengan memborong puluhan pesawat tempur dari Rusia berupa SU 35 dan pesawat tempur buatan perancis Desaul Rafale.
Bukan itu saja, India juga memborong puluhan rudal canggik S 300 dan S400, bahkan India juga digadang-gadang bakal memborong pesawat tempur siluman tercanggih saat ini, F-35
Namun semua peralatan perang itu kemungkinan tidak dipakai lantaran China mulai mundur dari peratasan.

Negara Tirai Bambu itu dikabarkan menarik ribuan pasukannya dari sekitar daerh konflik
Pertarungan yang terjadi di Lembah Galwan di Ladakh, wilayah yang masih disengketakan kedua negara, pada Senin (15/06) lalu mengakibatkan sedikitnya 20 tentara India tewas.
• Siap Perang, Kapal-kapal Perang Amerika dan China Sudah Saling Berhadapan di LCS, Ini Perimbangannya
• Zaskia Gotik Postif Hamil Malah Dinyinyir Habis-habisandari Natizen,Baru Nikah Perut Langsung Buncit
• Boca 13 Tahun Tewas Dililit Ular, Awalnya Niat Menangkap Ular 4 Meter, Sebesar Paha Orang Dewasa
• China Mulai Takut Kehadiran Rudak Nuklir Amerika, Minta USA Kurangi Senjata Pemusnah Masal
China belum mengakui adanya korban jiwa dari pihaknya, namun laporan yang tak dapat dikonfirmasi oleh media di India menyebutkan sedikitnya 40 tentara China tewas dalam pertempuran tersebut.
Tentara dari dua kubu dilaporkan bertarung dengan tongkat besi dan pentungan, tanpa senjata api. Masing-masing pihak saling menyalahkan terkait pemicu bentrokan.
Sejak itu, hubungan kedua negara semakin memanas.
Terlebih ketika citra satelit menunjukkan China telah membangun struktur baru di dekat lokasi bentrokan perbatasan Himalaya.
Bunker, tenda, dan unit penyimpanan untuk perangkat keras militer terlihat di daerah tersebut, padahal bulan lalu tidak ada.
Gambar-gambar terbaru tersebut diterbitkan ketika kedua pihak (India dan China) mengadakan pembicaraan untuk meredakan ketegangan.
Gambar satelit, tertanggal 22 Juni, berasal dari perusahaan teknologi luar angkasa Maxar.
Struktur yang tampaknya telah dibangun oleh China yang menghadap ke Sungai Galwan tidak terlihat dalam foto udara awal Juni, menurut laporan Reuters.

Perbandingan bulan Mei dan Juni