Dinas P2KB Ngada Lakukan KIE Selama Masa Pandemi Covid-19
Selama pandemi Covid-19 pihaknya terus melaksanakan kegiatan Komunikasi, Edukasi dan Informasi ( KIE) kepada masyarakat
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( Dinas P2KB) Kabupaten Ngada, Dra. Iju Maria Albina, melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas P2KB Loda Pius, mengatakan, selama pandemi Covid-19 pihaknya terus melaksanakan kegiatan Komunikasi, Edukasi dan Informasi ( KIE) kepada masyarakat.
Kegiatan KIE tersebut dilakukan dengan menerapkan protokoler kesehatan dan bersyukur bisa berjalan dengan baik.
• Mahasiswa Tolak Pabrik Semen, Begini Tanggapan Anggota DPRD Matim
"Selama masa pandemi tetap berjalan sebagai mana mestinya. Sosialiasi edukasi dan informasi. Untuk program tetap berjalan," ujar Pius kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (25/6/2020).
Ia mengatakan kendala pada saat ini masa Covid-19, memberikan KIE tidak bisa mengumpulkan masa. Kecuali kunjungan rumah, tetapi kami komunikasi KIE secara perorangan dilaksanakan.
Tunda Kehamilan
Ia juga menyatakan pihaknya melakukan sosialisasi mobile untuk menunda kehamilan selama masa pandemi Covid-19.
• Kejari Belu Selamatkan Keuangan Negara Rp 167 Juta
jSecara mobilie kami menyeruhakn menunda kehamilan saat pandemi Covid-19. Itu dibawah anak dua. Kalau diatas anak dua jangan dulu hamil jan jaga jarak kehamilan. Itu kami jalani ke semua kecamatan. Menunda kehamilan dulu jika sudah dua anak. Apabila hubungan suami istri harus menggunakan alat kontrasepsi secara rasional Sesuai sengan SOP dan pertimbang-pertimbangan medis," jelasnya.
Ia mengatakan selama masa pandemi Covid-19 pihakya ruting melaksanakan sosialisasi via mobile dengan berjalan keliling menggunakan mobil dinas P2KB Ngada.
"12 Kecamatan dan 151 Desa atau Kelurahan. Bahwa Negara hadir saat pandemi Covid itu kami sampikam secara mobile. Kita sampaikan," ujarnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan pesan protokoler kesehatan untuk mencegah Covid-19.
"Kita juga tidaknya hanya pengendalian penduduk. Tapi juga pengendalian ketahanan pangan keluarga dan fungsi lingkungan untuk mencegah Covid dan mencegah demam berdarah. Selain pengendalian penduduk kita juga menyampaikan sosialisasi 8 fungsi keluarga," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-saat-antrean-pelayanan-akseptor-kb-di-soa-kabupaten-ngada.jpg)